Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Pertamina Sumbar Mulai Kendalikan Kuota BBM Subsidi

Ilustrasi antrian pengendara di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Ilustrasi antrian pengendara di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi berdampak pada sejumlah masyarakat. Hal ini terlihat dari antrian sangat panjang pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang.

Antrian panjang sendiri mulai terjadi pada Sabtu (23/8). Hingga hari ini, Senin (25/8) pemandangan antrian para pengendara motor dan mobil masih terlihat hampir pada seluruh SPBU.

Menyikapi polemik tersebut, Humas Pertamina Regional Sumbar, Fitri Erika menyebutkan, tidak ada kelangkaan BBM. Namun, pihak Pertamina saat ini tengah mengatur ketersediaan BBM bersubsidi pada seluruh SPBU di Sumatera Barat.

“Pengendalian BBM subsidi ini dilakukan supaya mencukupi hingga akhir tahun, tepatnya 31 Desember 2014. Ini kita lakukan sesuai dengan kuota yang diberikan oleh pemerintah terhadap pasokan BBM,” katanya saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, jika pengendalian tidak dilakukan kemungkinan bulan November kuota Solar bakal habis. “Ini upaya kita agar kuotanya cukup sampai akhir tahun, jika tidak, mungkin November sudah habis,” jelasnya.

Pemberlakuan pengendalian ini, disebut Fitri tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi seluruh Indonesia. “Ini sesuai intruksi dari Pusat, jadi tidak hanya Padang dan Sumbar saja, tapi se-Indonesia,” tuturnya.

Untuk menanggulanginya, Pertamina menyediakan BBM Non Subsidi untuk mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama yang berada di Kota Padang .

“Untuk menutupinya, kita sediakan BBM Non Subsidi seperti Pertamax, Pertamina Dex dan Solar Non Subsidi,” jelasnya.

Sementara, terkait untuk stok BBM pada terminal Pertamina, Bungus Teluk Kabung, Kota Padang saat ini masih dalam jumlah yang cukup. “Untuk stok Terminal Teluk Kabung sebagai pemasok di Sumbar sampai saat ini masih cukup dan aman,” terangnya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT