Perpustakaan Sumbar Fasilitasi Waktu Khusus Untuk Mitra

Ilustrasi Perpustakaan. Foto : Republika

Ilustrasi Perpustakaan. Foto : Republika

Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sumatera Barat (Sumbar) menyediakan waktu khusus di luar jam buka untuk berkoordinasi dan menerima kunjungan mitra.

“Pustaka daerah hanya buka Senin hingga Kamis pada Jumat kami sediakan waktu untuk kunjungan khusus mitra dan keperluan khusus lainnya,” kata Kepala Bidang Layanan Perpustakaan Daerah Sumbar Reni Delafina saat dikonfirmasi di Padang, Minggu.

Dia menyebutkan pustaka daerah ini memiliki banyak kegiatan dan tidak hanya berupa pustaka untuk layanan umum, seperti adanya kegiatan kelompok, kunjungan mitra, sekolah , kampus dan diskusi.

Kesemua kegiatan ini tentunya perlu dilakukan di waktu khusus di luar jam buka Senin sampai Kamis.

Menurutnya bila pertemuan dengan mitra ini dilakukan di hari Senin hingga Kamis tentunya akan mengganggu pengunjung pustaka umum. Disamping itu mitra juga tidak akan leluasa melakukan aktivitasnya.

Dengan disediakannya waktu hari Jumat, tentunya pertemuan dan kegiatan akan dilakukan lebih bebas dan tidak terganggu oleh pengunjung umum karena pada hari itu tutup.

Penyediaan waktu khusus dengan mitra ini dirasa perlu mengingat saat ini di pustaka daerah baik fasilitas maupun sumber daya masih terbatas, ujarnya.

“Tentunya kami berharap ke depan bila sumber daya dan fasilitas memadai, pustaka dapat buka setiap hari seminggu penuh,” katanya.

Selain penyediaan waktu untuk mitra, alasan hanya buka empat hari juga berkaitan dengan persiapan untuk pembukaan minggu berikutnya.

Sebab kata dia dengan sumber daya yang terbatas proses membersihkan dan merapikan rak buku tentunya membutuhkan waktu lama.

Hari Sabtu dan Minggu menjadi waktu yang tepat menyelesaikan persoalan tersebut, termasuk dalam penuntasan pemasukan buku baru.

Sementara itu salah satu warga yang memiliki taman bacaan di kelurahan Banda Buek Padang Nilawati berharap pustaka daerah dapat mengayomi aspirasi masyarakat yang mengelola taman bacaan.

Menurutnya tidak harus dalam sumbangsih buku, dukungan dalam bentuk kunjungan langsung juga sudah memotivasi warga tersebut untuk berperan lebih dalam upaya meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat.

Komentar

Edukasi Pemerintah Pemprov Sumbar Pendidikan Sosial