Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Penganiaya Bocah di Pidie Pernah Tinggal di Padang

Penganiaya Bocah di Pidie Pernah Tinggal di Padang
Penganiaya Bocah di Pidie Pernah Tinggal di Padang. photoh: abadaily

SA bocah dua tahun diduga dianiay di Gampong Kreung Seukeuk, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. Kini sudah menjalani perawatan sudah dua pekan lebih sejak dilarikan kerumah sakit pada awal Agustus 2017.

Mengungkap kasus tersebut, Polres Pidie telah memeriksa tujuh orang saksi dalam kasus dugaan penganiayaan SA yang mengalami luka patah.

Pemeriksaan dilakukan antara lain, ibu kandung korban, Ainal Mardian dan ayah tirinya Saiful Ihwan. Pamannya SA, Tarmizi dan bibinya Nuraini.

“Hasil pemeriksaan ketujuh orang saksi, kasus bocah ini belum mengarah pada penganiayaan,” kata Kapolres Pidie melalui Kaur Bin Ops (KBO) Ipda Iskandar Sealian.

Selain pihak keluarga, penyidik memintai keterangan Junaidi, Sekdes dan Abu Bakar perangkat Gampong (Tuha Peut), dan seorang warga gampong Krueng Seukeuk, Rahmaniar.

Keluarga SA sebelumnya pernah tinggal di Padang, Sumatera Barat. Kembali ke Tangse di tempat saudaranya. Kemudian mengontrak rumah yang tidak jauh dari lokasi rumah saudaranya itu.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan kata Iskandar, SA tidak dianiaya. Hanya saja, ia mendapat suatu penyakit yakni cacar, sehingga saat itu jatuh dari kendaraan sampai mengalami luka patah.

Alasan saksi tidak berada di rumah sakit, karena terkendala biaya, sehingga tidak ada uang untuk berangkat dari Tangse ke rumah sakit daerah Tgk Chik Ditiro Sigli.

“Berdasarkan pengakuan warga yang kita minta keterangan sebagai saksi, ia mengaku sempat melihat kejadian saat korban jatuh dari sepeda motor,” ujar Iskandar.

Meskipun telah dimintai keterangan, Polres setempat belum bisa menyimpulkan. Namun, pihaknya berjanji akan mencari titik temu demi menuntaskan kasus yang dialami oleh SA bocah dua tahun yang masih dirawat di rumah sakit.

Untuk mencukupkan bukti, penyidik akan memeriksa dan meminta keterangan saksi lain, selain dari ketujuh saksi yang baru-baru ini telah dimintai keterangan.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT