Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Pengamat : Analisa Penting Untuk Buktikan Isu Intervensi Asing

Ilustrasi surat suara Pilpres 2014. Foto : VIVA
Ilustrasi surat suara Pilpres 2014. Foto : VIVA

Pengamat Politik Universitas Andalas, Edi Indrizal menanggapi terkait isu penyusunan kabinet Jokowi-JK di Amerika Serikat. Menurutnya, itu hanya merupakan lanjutan kampanye hitam oleh kubu yang tidak menyukai Joko Widodo.

“Itu mungkin hanya lanjutan dari kampanye hitam, menurut saya, kemungkinan dari orang-orang yang tidak suka Jokowi. Dalam politik hal itu memang lumrah atau gampang terjadi,” katanya di Padang, Senin (11/8).

Ia menyebut, apabila ada kaitan dengan intervensi asing, semua itu harus dikaji dan dianalisa terlebih dahulu.

“Kalau ada yang mengaitkan dengan asing, kita tidak boleh melihat sepihak. Kita harus lihat dahulu, dianalisa dulu, baik itu bagaimana perkembangannya serta budaya politik itu sendiri,” jelasnya.

Selain itu, terkait pembentukan rumah transisi oleh tim Jokowi-JK, menurut Edi itu bukan merupakan pengalihan fokus masyarakat kepada sidang gugatan Prabowo-Hatta ke Mahkamah Konstitusi.

“Menurut saya itu tidak pengalihan, tetapi lebih kepada persiapan supaya matang. Bahkan, Presiden SBY pun nantinya pasti akan ikut pada agenda tersebut,” katanya.

Sementara, apakah duel antara koalisi Gerindra, PKS, Golkar, PBB, PPP, PAN dan Demokrat dengan koalisi Nasdem, PKB, PDIP, Hanura dan PKPI akan berlanjut pada Pemilu Gubernur (Pilgub) Sumatera Barat, menurutnya itu kemungkinan tidak akan terjadi.

“Kita harus melihat dahulu ideologi dan budaya politik pada setiap daerah. Setiap daerah itu kan budaya politiknya berbeda-beda, kemungkinan koalisi Capres dan Cawapres itu tidak terjadi pada Pilgub Sumbar yang dilaksanakan pada 2015 mendatang,” tuturnya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT