Pemerintah Gelontorkan 3 Triliun Dana Mitigasi Ekplorasi Panas Bumi

Ilustrasi

Ilustrasi

Pengusaha diberikan berbagia kemudahan oleh pemerintah dalam mengembangan energi panas bumi di Indonesia. Salah satunya ialah dana untuk penjaminan eksplorasi.

Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM Yunus Saefulhak mengatakan, jika dana mitigasi risiko eksplorasi yangdisediakan oleh pemerintah sebesar sebesar Rp3 triliun. Dana ini nantinya digunakan untuk menjamin eksplorasi panas bumi yang tengah dilakukan oleh kalangan pengusaha.

“Memang risiko yang begitu besar. Sehingga yang dibutuhkan adalah mitigasi risiko eksplorasi. Supaya mereka tertarik disiapkan geothermal fund Rp3 triliun. Jadi PT SMI berkolaborasi dengan Kementerian ESDM. Ini untuk menutupi risiko mitigasi,” katanya di Hall Dewan Pers, Jakarta, Minggu (6/11/2016) dikutip dari Okezone.

Kemudian, insentif lainnya juga diberikan seperti insentif pajak. Para pengusaha dan investor pada sektor panas bumi pun tak lagi terbebani oleh tingginya pajak dalam melakukan eksplorasi panas bumi di Indonesia.

“Jadi misalnya Insentif PPH misalnya 10% saja, PPN bisa ditanggung oleh pemerintah. Lalu Bea Masuk 0%,” jelasnya.

Pemerintah juga memberikan kepastian kepada para investor melalui skema penetapan harga. Nantinya harga jual kepada PLN akan ditetapkan sebagai fixed price. Sehingga, PLN akan tetap membeli energi baru dan terbarukan ini sebagai bentuk penugasan tanpa skema business to business.

“Mereka nanti hanya mendapatkan wilayah kerja, lalu melakukan pengeboran. Lalu langusng PLN kontrak perjanjian jual beli listrik. Itu lah targetnya,” terangnya.

Namun, pemerintah masih perlu melakukan reformasi sistem aturan terkait izin pengembangan sektor panas bumi. Sebab, izin di daerah masih menjadi kendala investor untuk kembangkan potensi energi panas bumi yang terdapat pada daerah tersebut.

“Saat ini adalah penugasan dari BUMN. Lalu terobosan selanjutnya fix price dan selanjutnya adalah perizinan. Jadi nanti Semua perizinan di geothermal harus direformasi,” pungkasnya.

[okezone]

Komentar

Dana ESDM Panas Bumi