Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Pedayung Temukan Bocah Tenggelam

tenggelam-ilustrasi
Ilustrasi.

Sehari menghilang, seorang anak bernama Ade Purnama (6) yang hanyut pada bandar kecil, tepat didepan rumahnya, Senin (11/8) kemarin akhirnya berhasil ditemukan oleh pendayung yang tengah latihan dalam keadaan terapung di bandar kali, dekat GOR H. Agus Salim, Kota Padang, Selasa (12/8) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pendayung yang menemukan pertama kali korban, Syafrudin (30) mengaku saat itu dirinya tengah melakukan latihan peragu naga di lokasi penemuan. “Saya lihat ada orang mengapung sekitar lima meter dari tempat saya latihan. Terus, saya panggil rekan, kami cek, ternyata memang tubuh manusia,” katanya.

Syafrudin sendiri langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke Rumah Sakit M. Djamil Kota Padang. “Kita langsung bawa dia (korban) ke rumah sakit dengan motor, saya kira nyawanya masih bisa tertolong, ternyata tidak,” jelasnya.

Akhirnya, korban langsung dibawa ke Instalasi Kamar Jenazah Rumah Sakit M. Djamil lantaran sudah tidak bernyawa lagi. “Personel langsung turun mengecek ke Rumah Sakit. Ternyata memang benar itu jenazah korban, saat ini jenazah sudah di kamar jenazah,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Begalung, Ipda Jaswir ND menyebutkan, pihaknya telah memberitahu orang tua korban tentang penemuan tersebut.

Tim identifikasi dari Polresta Padang juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap tubuh bocah kelas I SD tersebut dan pihak keluarga meminta jenazah itu langsung dibawa pulang hanya visum luar saja.

“Kita sudah mendatangi rumah sakit, pemeriksaan di tubuh korban sudah dilakukan dan keluarga meminta untuk visum luar saja dan membawa jenazah pulang untuk disemayamkan,” jelasnya.

Sebelumnya, korban yang bernama Ade Purnama (6) tersebut diketahui hanyut dari informasi dua orang temannya yang saat itu sama-sama mandi. Mereka yang berenang di bandar kecil yang ada didepan rumah Ade, berteriak-teriak minta tolong saat mengetahui Ade sudah diseret air.

Mendengar teriakan tersebut, kedua orangtua Ade, Arman (50) dan Yulinar (50) langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

Namun, tubuh anaknya tersebut sudah tidak ditemukan lagi dan terbawa arus kearah sungai. Panik, mereka pun langsung meminta bantuan kepada tim BPBDPK Kota Padang dan Basarnas Kota Padang, KSB, dan jajaran Polresta Padang serta masyarakat sekitar untuk melakukan pencarian.

(Cici Gustria)

Editor : Ikhwan

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT