Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

PDIP Tutup Pintu Koalisi Bersama Demokrat

Presiden terpilih 2014-2019, Joko Widodo.
Presiden terpilih 2014-2019, Joko Widodo.

Rencana koalisi antara PDI Perjuangan dan Partai Demokrat di DPR RI sempat dibicarakan antara Joko ‘Jokowi’ Widodo dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (30/9), kata Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo.

“Akan tetapi, komunikasi politik itu belum ada hasilnya,” kata Tjahjo yang juga anggota DPR RI periode 2014–2019 asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah I ini, Jumat (3/10).

Tjahjo mengatakan pihaknya telah menutup pintu koalisi dengan Partai Demokrat. Namun, lanjut Tjahjo, sebelumnya pihaknya melalui Jokowi (calon presiden terpilih dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI, 9 Juli 2014) telah melobi SBY, bahkan pertemuannya tengah malam.

“Sampai Pak Jokowi mau datang tengah malam melobi Ketua Umum DPP Partai Demokrat SBY. Kalau memang hasil lobi tidak ‘happy ending’, tidak masalah. Ya, sudah, kan tidak bisa saling memaksa, mungkin masih ada pertimbangan-pertimbangan politik yang belum pas,” kata Tjahjo.

Mengenai keterkaitan Ketum PDIP, Megawati Sukarnoputri, ia mengatakan tidak ada undang-undang yang mengatur Mega harus bertemu SBY. Tidak ada hubungannya. Bu Mega juga bukan bawahannya Pak SBY dan sebaliknya, tidak ada aturan untuk segera bertemu.

Menyinggung hubungan antara kedua partai, Tjahjo mengemukakan bahwa PDI Perjuangan tidak pernah menyerang kebijakan Partai Demokrat di luar parlemen selama SBY sebagai Presiden RI. “Kalaupun ada kritik atau beda pendapat tentang kebijakan, itu karena posisi PDI Perjuangan sebagai partai yang berada di luar pemerintahan Presiden SBY, bahkan kami saling menghormati,” katanya.

Tjahjo menegaskan bahwa selama 10 tahun SBY sebagai Presiden RI, tidak pernah ada usaha-usaha dari PDI Perjuangan untuk meruntuhkan pemerintahan SBY. Bahkan, partainya tidak pernah menyinggung kebijakan pribadi SBY sebagai kepala negara.

(Sumber : Republika.co.id)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT