Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

‘Panik’ Akibat Gempa, Ratusan Kendaraan Padati SPBU

Antrian panjang kendaraan untuk mengisi BBM di SPBU kawasan Jati, Kota Padang sesaat usai gempa 6,2 Skala Richter terjadi
Antrian panjang kendaraan untuk mengisi BBM di SPBU kawasan Jati, Kota Padang sesaat usai gempa 6,2 Skala Richter terjadi. Foto : Istimewa

Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR), Jumat (1/1/2017), dini hari mengejutkan masyarakat di Kota Padang.

Kepanikan masyarakat juga sangat terlihat dengan panjangnya antrian untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) kendaraan.

Kondisi ini terpantau salah satunya pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Jati, Kota Padang.

Pada SPBU ini, antrian untuk kendaraan roda empat sudah mengurai hingga ke jalan raya dan terbagi dalam dua alur antrian.

Sedangkan, untuk kendaraan roda dua, antrian panjang terlihat hingga pintu masuk SPBU tersebut.

Salah seorang pengendara, Randi menuturkan, jika ia mengisi BBM kendaraannya lantaran takut terjadinya gempa yang lebih besar maupun susulan.

Pasalnya, jika berkaca pada gempa 2009, memang kelangkaan BBM menjadi hal paling dirasakan oleh masyarakat saat itu.

“Takut aja pak, waktu 2009, kan langka. Hanya untuk jaga-jaga kalau terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Namun, saat ini, antrian panjang yang terjadi sesaat usai gempa mulai berangsur pulih.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 6,2 SR berkedalaman 10 kilometer, berpusat 80 kilometer Timur Laut Kepulauan Mentawai mengguncang Sumatera Barat, dini hari.

Gempa sendiri dirasakan sangat kuat dengan durasi yang cukup lama. Gempa ini membuat masyarakat pun terbangun dari tidur dan berhamburan keluar rumah.

Komentar
BERITA TERKAIT