Mengintip Pesona Danau Maninjau

DANAU MANINJAUDanau Maninjau ? Pasti sudah sangat akrab bagi telinga masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Barat. Danau yang terletak di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat ini merupakan danau vulkanik yang keberadaanya juga dikaitkan dengan legenda Minang yang dikenal dengan “Bujang Sembilan”.

Legenda itu menceritakan dulunya ada sembilan anak bujang hidup di Danau Maninjau. Salah seorang dari mereka dituduh berbuat yang melanggar moral. Ia pun bersumpah, jika setelah masuk ke dalam kawah Gunung Tinjau terjadi letusan, maka ia tidak bersalah.

Tak lama, ia langsung masuk ke dalam Danau itu, lalu meletuslah gunung dan terbuatlah sebuah bongkahan yang sekarang dikenal sebagai Danau Maninjau.

Sejak berpuluh-puluh tahun lamanya, keindahannya Danau Maninjau tetap menawan. Kabarnya, Presiden Soekarno sempat membuat pantun ketika berkunjung ke danau ini. Untuk menyatakan kekagumannya akan pemandangan yang eksotik:

“Jika makan pinang, makanlah dengan sirih hijau. Jangan datang ke Ranah Minang, kalau tak mampir ke Maninjau”. Perjalanan ke Danau Maninjau dapat ditempuh melalui dua jalur, yaitu dari arah utara dan selatan.

Dari arah selatan, Anda akan melewati Kabupaten Padang Pariaman. Sekitar 140 km jaraknya dari kota Padang ke Danau Maninjau. Jika mengambil jalur utara, Anda akan melewati Kota Bukittinggi.

danau_maninjauAnda akan mencapai Danau Maninjau melaui jalan berkelok-kelok sepanjang 10 km yang terkenal dengan nama Kelok 44. Menuruni Kelok 44, Anda akan menyaksikan panorama Danau Mainjau yang terbentang luas dari ketinggian.

Danau maninjau memiliki resort berbintang lima yang terletak di puncak bukit. Agar lebih puas menginaplah di resort ini. Menginap di daerah Maninjau akan menjadi pengalaman yang mengesankan untuk Anda. Pemandangan indah danau dan sekitarnya dapat memberikan ketenangan bagi liburan Anda.

Keindahan yang terlukis tidak diragukan lagi. Para wisatawan yang berkunjung ke danau ini mengakuinya. Anda dapat berkeliling menikmati pemandangan sekitar menggunakan mobil pribadi ataupun angkutan umum.

Jalan-jalan tidak lengkap rasanya tanpa disertai wisata kuliner. Untuk mengobati rasa lapar setelah berjalan-jalan menikmati pemandangan Maninjau, Anda bisa menikmati kuliner dengan berbagai menu, baik masakan khas Padang maupun santapan mancanegara.

Di pinggir danau banyak tersedia restoran yang bisa jadi pilihan. Menyantap makanan ditemani latar panorama Danau Maninjau tentu sangat mengesankan. (ed*wn)

Sumber: uniqpost

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT