Mendagri Persilahkan Pemilukada Padang Awal Tahun 2014

IMG_1802Pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pemilukada) putaran kedua Kota Padang hingga saat ini masih menjadi tanda tanya di tengah-tengah masyarakat Kota Padang. Menyikapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi telah memberikan “Lampu Hijau” untuk penyelenggaran Pemilukada Padang pada awal tahun 2014.

Menurutnya, Surat Edaran Mendagri Nomor 270/2305/SJ tanggal 6 Mei 2013 perihal percepatan pelaksanaan Pemilukada pada tahun 2013 untuk 43 daerah di Indonesia merupakan permintaan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI karena sangat memberatkan nantinya sewaktu pemilu Legislatif serta Presiden sekaligus digelar.

“Surat edaran itu merupakan permintaan dari KPU RI, karena melihat tugas yang akan sangat memberatkan jika beriringan dengan pemilihan Legislatif dan Presiden” jelasnya usai meresmikan Tata Lokasi Pedagang Kaki Lima di GOR H. Agus Salim Kota Padang, Sabtu (14/12) siang.

Selain itu, Surat Edaran itu juga menegaskan yang dihubungkan dengan KPU RI menegaskan tidak ada Pemilukada pada tahun 2014, tetapi ada beberapa daerah pengecualian untuk tetap dilaksanakan. Mendagri sendiri juga  mempersilahkan Pemilukada Padang jika digelar pada awal tahun 2014 mendatang, tetapi dirinya juga mengingatkan bahwa semua itu merupakan hak otoritas dari KPU RI.

“Saya berikan lampu hijau untuk pemilukada Padang putaran kedua, tapi kita kembali lagi kepada pelaksananya, apakah KPU RI menyetujuinya dan kota Padang akan menjadi pengecualian untuk dapat menggelar ajang demokrasi itu” tuturnya.

Pengecualian pelaksanaan Pemilukada juga sudah terjadi di Provinsi Lampung dan Jawa Timur, ditambah dengan 32 Kabupaten serta 9 Kota, termasuk Kota Padang. “Kalau dimaksimalkan sekarang bagaimana?tanggal 23 Desember kan bisa kalau keputusan MK tanggal 16, dari sekarang untuk sosialisasi sudah bisa dirancangkan, tapi tunggu dulu saya akan membicarakan dengan KPU pusat,” tutupnya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT