Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Masih Banyak Lahan Tidur di Dharmasraya

alat mekanisasi pertanian (internet)
alat mekanisasi pertanian (internet)

Mengolah lahan di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Pemkab setempat bakal menerapkan sistem mekanisasi pertanian (agricultural mechanization), sehingga pengelolaan lahan maksimal dan tidak ada lagi lahan tidur, sebab potensi pertanian sangat tinggi. Maka perlu bantuan mesin.

Mekanisasi pertanian menurut catatan Sukirno, 1999, jika penggunaan alat atau mesin pertanian telah ada dan perkembangannya seiring perkembangan kebudayaan manusia. Ia juga mengemukakan, pada awalnya alat dan mesin pertanian masih sederhana dan terbuat dari batu atau kayu kemudian berkembang menjadi bahan logam.

Dengan dikembangkannya pemanfaatan sumber daya alam dengan motor secara langsung mempengaruhi perkembangan dari alat mesin pertanian. Penggunaan alat mekanisasi pertanian untuk meningkatkan daya kerja manusia dalam proses produksi pertanian, dan dalam setiap tahapan dari proses produksi tersebut selalu memerlukan alat mesin pertanian.

Sistem tersebut yang akan diterapkan Pemkab Dharmasraya, seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya Darisman. Potensi pertanian di Dharmasraya akan semakin maksimal jika diterapkan mekanisasi pertanian.

“Menjadi solusi, dan potensi hasilnya bisa dua kali lipat dan indeks pertanian tinggi dan tidak ada lagi lahan tidur,” kata Darisman.

Tidak hanya itu saja, satu tahun bisa panen tiga kali. Ini sudah terbantu, baik dengan alat tanam, pompa air, dan macam traktor. Pemkab juga akan terus memberikan motivasi kepada masyarakat petani untuk menerapkan mekanisasi pertanian.

Saat ini Pemkab Dharmasraya telah banyak menerima alat bantuan tersebut dari pusat. Baik lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan dan aspirasi dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jakarta. Alat itu sudah mencapai ratusan diberikan, hanya saja menunggu para petani untuk mengetahui mekanisme penggunaan.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT