Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Lagi ! Penemuan Mayat Pria

MAYAT
Ilustrasi

Seorang pedagang ditemukan meninggal dunia dengan luca lecet pada sekujur tubuhnya di belakang PT Lembah Karet, Anak Aia kota Padang, Kamis (26/12) siang. Tetapi, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan ditubuh korban yang bernama Firman (61). Firman sendiri tinggal di Aia Dingin, Koto Tangah kota Padang.

Sontak, warga sekitar kaget tidak menyangka lelaki yang sudah haji lebih dari dua kali ini meninggal dunia. Pasalnya, sehari-harinya ia terkenal ramah serta tidak pernah terlihat berjalan sendirian.

“Kami kaget sekali, adanya informasi pak haji meninggal dunia, mungkin itu karena sakit yang dideritanya,” ungkap Zul, salah seorang warga sekitar, tadi siang.

Warga sekitar melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) M. Djamil Kota Padang guna divisum.

Saat ditemukan, ia juga memakai baju batik berwarna biru laut dan celana dasar. Pada tubuh pria bertinggi sekitar 165 cm ini juga ditemukan sebuah dompet yang berisi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan uang sebesar Rp. 60.000.

Staff Humas RS M. Djamil Padang, Gustafianof menyebutkan, saat ini mayat itu sudah dilakukan visum luar. Pihak rumah sakit juga akan menghubungi pihak keluarganya guna disemayamkan.

”Kita akan menghubungi keluarganya untuk dijemput dan dikuburkan di Kerinci,” katanya di RS M. Djamil, tadi siang.

Sementara, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsekta) Koto Tangah, Kompol Saman Matanari mengatakan, mayat itu saat ditemukan tergeletak dengan posisi telentang di belakang PT Lembah Karet. Mayat itu diketahui pertama kali oleh beberapa tukang ojek yang tengah melintas.

”Lalu beberapa orang warga menelpon ke Mapolsekta Kototangah dan tidak berapa lama, personel kita langsung ke lokasi,” ujarnya.

Pedagang itu meninggal diduga karena mengidap penyakit, dan saat itu kambuh. Bahkan, dia belakangan ini diketahui sering berjalan sendiri karena sakitnya itu.

”Tadi sudah ada personel saya yang menghubungi keluarga pak haji di Kerinci, mungkin mereka akan jemput jenazah pak haji di rumah sakit,” tutupnya.

Korban sendiri merupakan warga asli Kelurahan Gendang, Kecamatan Sungai Penuh, Kerinci, Jambi. Dia tinggal bersama salah seorang karyawannya di Kota Padang. (Gs/ed*wn)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT