Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

KPUD Tunggak Honor PPS, Pilkada Padang Terancam

Ilustrasi

POLITIK – Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari enam kelurahan di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Rabu (23/10) kemarin, mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Daerah (KPUD) Kota Padang.Hal ini dilakukan PPS karena KPUD tak kunjung membayar uang ATK, rapat, pulsa dan honor para anggotanya, padahal PPS sendiri telah bekerja selama 3 bulan.

“Sudah tiga bulan kami melaksanakan tahapan yang dikeluarkan oleh KPUD, tapi uang ATK, lembur, rapat, dan honor kami, sampai saat ini belum dibayarkan oleh KPUD” ungkap, Zurman, Anggota PPS Kurao Padang.

Sementara, anggota PPS dari Kecamatan Nanggalo juga  telah membuat surat pernyataan yang langsung ditujukan ke KPUD Kota Padang.

Surat tersebut menjelaskan, bahwa apabila KPUD Kota Padang tidak membayarkan honor dan dana penunjang tersebut sebelum tanggal 26 Oktober 2013, mereka akan mengundurkan diri dari Anggota PPS.

Komisioner KPUD Kota Padang, Boim menjelaskan hal ini terkendala dana, karena dana trenmen kedua yang dikeluarkan Pemerintah Kota Padang akan dicarikan dalam dua hingga tiga hari kedepan.

“Masalah ini terkendala dana, karena dana stermen kedua belum dikeluarkan oleh Pemko Padang, dijadwalkan akan dikeluarkan dalam 3 hari kedepan ini sehingga apabila sudah keluar nanti akan langsung kita berikan ke seluruh PPS yang ada di seluruh Kelurahan” katanya di Kantor KPUD Kota Padang, kemarin.

Total anggaran untuk Pilkada Padang sendiri berjumah Rp. 20 Milyar, sementara anggaran yang  telah diturunkan Pemerintah Kota Padang sebesar Rp. 7,5 Milyar sehingga masih ada Rp. 12,5 Milyar yang belum diturunkan.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT