Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

KPU Pastikan Pilpres Satu Putaran

Gedung KPU RI. Foto : KlikNews.co
Gedung KPU RI. Foto : KlikNews.co

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan akan menjalankan putusan dari Mahkamah Konstitusi yang menyebutkan Pemilu Presiden (Pilpres) dijalankannya hanya dalam satu putaran saja.

Untuk itu, KPU akan membuat aturan baru dalam waktu dekat terkait mekanisme syarat pemenangan Pilpres, 9 Juli mendatang.

Ketua KPU Husni Kamil Manik menjelaskan akan rapat bersama anggota KPU lainnya untuk membahas detil mekanisme pemilihan umum. Menurut dia, KPU tetap menargetkan partisipasti pemilu sebanyak 75 persen.

“Untuk proses nanti. Jadi keterangannya bagaimana mekanismenya, karena untuk pengaturan mekanisme, itu adalah kewenangan KPU. Nanti kita diskusikan dulu di internal, karena kami juga belum tahu putusan itu detailnya seperti apa,” kata Husni di Kantor KPU Jakarta, Kamis (3/7).

Nantinya dalam rapat pleno, KPU akan membahas pasal perpasal yang diubah oleh putusan MK. Namun sampai saat ini KPU belum menerima salinan putusan itu.

“Nanti dalam pleno akan diputuskan pasal mana yang diubah, pasal mana yang disesuaikan, pasal mana yang diperjelas,” jelas dia.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji materi terhadap Pasal 159 ayat 1 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Dalam putusan itu Pemilu Presiden 9 Juli 2014 diputuskan berlangsung hanya satu putaran.

Gugatan uji materi ini sebelumnya diajukan oleh Forum Pengacara Konstitusi yang diwakili oleh Andi M Asrun. Pemohon menilai ketentuan yang termuat dalam Pasal 159 ayat 1 merupakan bagian dari konstruksi hukum bersama Pasal 6A ayat 3, Pasal 6A ayat 4, dan Pasal 159 ayat 2 UU Pilpres.

Menurut mereka, konstruksi hukum tersebut mengharapkan pasangan lebih dari dua calon sehingga dua yang terbanyak kemudian maju dua putaran. Ketentuan itu dinilai menimbulkan ketidakpastian hukum saat peserta pilpres hanya dua calon.

(Jaringnews)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT