Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

KPK Bakal Selidiki Soal Sprindik Palsu Ketua DPR

Foto sprindik atas nama Setya Novanto yang beredar. Foto : Republika.co.id
Foto sprindik atas nama Setya Novanto yang beredar. Foto : Republika.co.id

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah telah mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) yang menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Riau.

“KPK tidak pernah mengeluarkan sprindik itu, yang kedua, KPK akan mengkaji kepalsuan sprindik itu,” kata Wakil Ketua Bambang Widjojanto melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (7/10).

Dalam gambar itu tertulis sprindik dikeluarkan pada tanggal 25 September 2014 dengan ditandatangani oleh Bambang Widjojanto.

“Dalam situasi seperti ini, KPK akan lebih meningkatkan kewaspadaannya, bisa saja ada kelompok tertentu dengan sengaja melakukan fitnah untuk merusak kredibilitas KPK dengan mengedarkan sprindik palsu tersebut,” tambahnya.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan bahwa format sprindik tersebut tidak sama. “Dari format saja tidak sama, sprindik KPK formatnya tidak begitu,” katanya.

Johan pun menegaskan agar tidak menarik KPK sebagai lembaga hukum ke domain politik. “KPK adalah lembaga hukum, domain KPK adalah hukum sehingga harus dipisahkan dengan domain politik, sekali lagi harus ditegaskan siapa pun sebagai apapun asal penyelenggara negara sepanjang menemukan dua alat bukti dapat diusut KPK, sebaliknya tanpa alat bukti yang cukup tidak bisa menetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

(Republika/Antara)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT