Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Komunisme ? Padang MoU Dengan Bà Rịa–Vũng Tàu

Penandatanganan nota kesepahaman oleh Wakil Ketua Rakyat Provinsi Ba Ria Vung Tau, Le Quoc, dan Walikota Padang Mahyeldi (ist)
Penandatanganan nota kesepahaman oleh Wakil Ketua Rakyat Provinsi Ba Ria Vung Tau, Le Quoc, dan Walikota Padang Mahyeldi (ist)
Selain persoalan First Travel yang saat ini masih hangat, ternyata kedatangan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong ke Indonesia sama-sama hangat.

Ketika First Travel terkait penipuan dana ratusan miliar, dan saat ini dalam penyidikan Mabes Polri, sementara kunjungan kerja kenegaraan disangkut pautkan dengan Ideologi dan ketidakpantasan. Aksi demonstrasi pun memecah di Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu (23/8/2017).

Forum Komunikasi Masyarakat Jawa Timur untuk Selamatkan Indonesia dari Komunis dan Anteknya (Forsika) menuding, jika ada kebiasaan tidak lazim dalam hubungan bilateral antara negara. Salah satunya terkait maskapai penerbangan Vietjet Air dengan pramugari berbikini, kata Korlap Aksi, Arukat Djaswadi.

Sementara diketahui jika hubungan antara Indonesia dan Vietnam telah terjalin 60 tahun lamanya. Dimana hubungan bilateral keduanya telah mencapai suatu proses hasil yakni, pada bidang perdagangan, dimana ekspor mobil CBU Indonesia berhasil meraih pasar perdagangan di Vietnam.

Kemudian ekspor batu bara hingga 2020 mendatang kebutuhan mendesak itu di negara tersebut 86,4 juta metrik ton batu bara. Sebagai patokan telah terjadi di 2016 dengan 47,5 juta metrik ton batu bara.

Pada pertumbuhan lainnya bidang perdagangan di 2016 tembus USD 6,2 miliar. Selain itu di Kota Padang, Sumatera Barat menjalin hubungan kerja dengan Provinsi Bà Rịa–Vũng Tàu, Vietnam. Hal itu ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman di Vung Tau, Vietnam, Rabu (17/5/2017).

“Vietnam membuka pintunya untuk menyambut bisnis Indonesia,” kata Mahyeldi, saat itu.

Bahkan dalam nota kesepahaman antar kedua daerah akan berlangsung sampai 2021, antara lain pendidikan dan pelatihan, olahraga, budaya, pariwisata, administrasi, pertanian dan perikanan, investasi dan perdagangan. Hal tersebut untuk mendukung pembangunan bersama.

Hebatnya lagi, Kota Padang bakal membangun kantor perwakilan Bà Rịa–Vũng Tàu di Kota Padang untuk memperkenalkan informasi tentang Ba Ria-Vung Tau dalam hal bisnis. Pembangunan tersebut masih dalam rencana.

Sekadar diketahui, jika sistem kenergaraan di Vietnam, pimpinan partai komunis merupakan pemegang tampuk kepemimpinan tertinggi. Mengkonter isu yang bertebaran tersebut, kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kalau kunjungan ini urusannya urusan negara, sebagai upaya meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Vietnam, saat di Kompleks Istana Presiden, Rabu (23/8/2017).

Komentar
BERITA TERKAIT