Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Kebutuhan Uang Kartal Selama Ramadhan Meningkat

Ilustrasi mata uang Rupiah.
Ilustrasi mata uang Rupiah.

Kebutuhan uang, terutama jenis kartal meningkat selama bulan Ramadhan dan lebaran. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VIII, Mahmi Mahmudy di Padang, Selasa (1/7).

“Peningkatannya sendiri meningkat sebesar 27 persen. Ini jauh meningkat dari tahun sebelumnya, jika tahun 2013 berkisar Rp. 1,9 Triliun, namun tahun sekarang menjadi Rp. 2,4 Triliun,” katanya.

Ia menjelaskan, peningkatan ini karena adanya kegiatan ekonomi masyarakat saat lebaran yang dikenal sebagai tradisi “Manambang” (memberikan uang saat silaturahmi lebaran).

“Dan inilah merupakan faktor yang menyebabkan naiknya permintaan uang kartal tersebut,” jelasnya.

Faktor penentu meningkatnya permintaan juga disebabkan oleh jadwal libur lebaran, ditambah pembayaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri.

“Faktor lainnya juga karena hari libur dari tanggal 26 sampai 31 Juli mendatang. Ditambah, pembayaran gaji 13 Apatur Negara juga dilakukan bulan ini, otomatis transaksinya pun jauh lebih tinggi,” katanya.

Guna memenuhi kebutuhan masyarakat jelang lebaran, Bank Indonesia sendiri telah menyediakan kebutuhan uang kartal sebesar Rp. 3,4 Triliun dengan rincian uang pecahan Rp. 100.000, Rp. 50.000 dan Rp. 20.000. Dalam angka tersebut, pecahan Rp. 10.000 disiapkan sebanyak Rp. 324 Miliar.

“Masyarakat sudah dapat menukarkan uang tersebut dari tanggal 1 hingga 24 Juli mendatang. Kami juga telah menyiapkan tempat resmi dari Bank Indonesia, dan diharapkan kepada masyarakat agar menukarkannya ditempat resmi,” tutupnya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT