Journalism Workshop Bedah Metode Jurnalistik

Salah satu narasumber, Ikhwan memberikan Materi Jurnalistik Radio pada Journalism Workshop 2015 di Aula Gubernuran Sumbar, Padang, Sabtu (14/3).

Salah satu narasumber, Ikhwan memberikan Materi Jurnalistik Radio pada Journalism Workshop 2015 di Aula Gubernuran Sumbar, Padang, Sabtu (14/3).

Authentic Organize sukses menggelar Journalism Workshop 2015 bertemakan “Practice To Journalist” bertempat di Aula Gubernuran Sumbar, Kota Padang, Sabtu (14/3). Seminar sendiri dibuka dengan penampilan Beat Box dari West Sumatera Beatbox.

Usai hiburan, seminar langsung diisi oleh Materi Media Televisi dari Eks Kontributor Trans 7, Rino Zulyadi. Dia memaparkan bahwa televisi saat ini tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.

“Dari seluruh media informasi, televisi lah yang paling banyak digunakan masyarakat setiap harinya,” katanya didepan para peserta.

Kemudian, pembicara Seminar Nasional kedua ini diisi oleh dua fotografer Underwater (bawah laut) yang sudah merambah ke dunia Internasional yakni Sofie Aida dan Jilmi Astina. Sofie dan Jilmi sendiri menerangkan bagaimana keindahan bawah laut Indonesia yang sangat sering ditemui.

“Banyak masyarakat yang tidak tahu bagaimana keindahan bawah laut kita. Padahal, sebenarnya kalau ingin berwisata lihatlah bawah lautnya yang sangat indah,” ujar Sofie.

Jilmi sendiri juga memberikan semangat kepada para wanita yang berhijab agar tidak perlu takut untuk menjadi fotografer underwater. “Banyak wanita yang berhijab takut untuk diving maupun menjadi fotografer bawah laut, sebenarnya tidak perlu takut, buktinya saya berhijab dan saya melakukan hal tersebut,” kata wanita asal Lubuk Basung, Sumatera Barat ini.

Seminar dilanjutkan dengan Materi Media Cetak oleh Gusfen Khairul. Gusfen sendiri lebih memilih mempraktekan langsung kepada para peserta bagaimana membuat berita. “Membuat berita itu mudah, asal ada kemauan, siapapun bisa membuat berita,” pesannya kepada peserta.

Usai Materi Media Cetak selesai, para peserta disuguhi dengan aksi Sulap Mentalist, Yhozi Hawari Armen yang membuat suasana semakin menyenangkan.

Lalu, Materi selanjutnya dilanjutkan oleh Rivo Septi Andries untuk kategori Media Fotografi Jurnalistik. Ia menjelaskan, fotografi jurnalistik berbeda dengan fotografi biasanya. Pasalnya, fotografi jurnalistik harus memperlihatkan kehidupan foto itu sendiri.

“Sebuah foto jurnalistik harus terlihat hidup, walaupun tidak ada orang dalam foto tersebut,” jelasnya.

Sebelum ditutup, Materi Media Radio disampaikan oleh Ikhwan yang merupakan Reporter Radio Sushi FM. Ikhwan sendiri menggantikan Adrian (KPID Sumbar) yang berhalangan hadir karena memiliki tugas mendadak.

Dalam penjelasannya, salah satu yang diterangkannya adalah tentang pembuatan naskah berita radio. “Naskah berita radio dan televisi secara kasat mata sama. Namun, perbedaannya, naskah berita radio lebih mendalam sedangkan televisi lebih singat, karena televisi menyampaikan pesan yang bersifat intinya,” katanya.

Usai Materi Media Radio, Seminar Jurnalistik ini langsung ditutup sekitar pukul 13.00 WIB. Para peserta sendiri saat kegiatan mendapatkan berbagai voucher atau merchandise dari berbagai sponsor Journalism Workshop 2015.

Usai Materi Media Radio, Seminar Jurnalistik ini langsung ditutup sekitar pukul 13.00 WIB. Para peserta sendiri saat kegiatan mendapatkan berbagai voucher atau merchandise dari berbagai sponsor Journalism Workshop 2015.

Komentar

Edukasi Jurnalistik Media Sumbar