Jelang Lebaran, Okupansi Hotel di Sumbar Sudah 70 Persen

Ilustrasi kamar hotel
Ilustrasi. Kamar Grand Inna Muara Hotel Padang. Foto : Internet

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) memperkirakan, hingga Rabu (13/6/2018), okupansi (tingkat hunian) hotel di Sumatera Barat sudah mencapai 65 hingga 70 persen.

Ketua PHRI Sumbar, Maulana Yusran mengatakan, hingga sekarang, okupansi hotel di Sumatera Barat terus berangsur naik.

“Kalau data pastinya kita belum dapatkan, tapi perkiraan kita, hingga hari ini, sudah 65 hingga 70 persen tingkat huniannya,” katanya via seluler di Padang, Selasa (12/6/2018).

Yusran menjelaskan, jika ada tren yang berbeda pada libur lebaran tahun 2018, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dimana, kata Yusran, biasanya peningkatan okupansi terjadi paling cepat pada H+2 lebaran, namun berbeda pada libur lebaran tahun ini.

“Ini tren yang cukup menarik ya, karena biasanya H+2 baru meningkat okupansinya, tapi sekarang H-3 atau H-4 sudah naik. Faktor yang mempengaruhi karena adanya libur dengan durasi yang panjang,” jelasnya.

Yusran memperkirakan, peningkatan hunian Hotel di Sumatera Barat akan terjadi dalam rentang waktu dua pekan.

“Karena periode liburan yang panjang, kita prediksi peningkatan akan terus terjadi selama dua minggu terhitung H-7 lebaran, dan H+7 lebaran,” ujarnya.

Hal lain yang menarik menurut Yusran, ialah Sumatera Barat menjadi dominasi wisatawan, terutama pemudik untuk berwisata setiap libur lebaran.

“Trennya beda, kalau libur lebaran, Sumatera Barat menjadi daerah yang didominasi untuk wisata, meningkat pesat, dibandingkan Pekanbaru, maupun kota besar seperti Jakarta, yang sepi saat libur lebaran. Untuk dominannya, para pemudik yang pulang ke kampung halaman,” katanya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT