Jadi Bandar Sabu, “Kusir Bendi” Ditangkap Polisi

Ilustrasi. FOTO/INDONESIARAYANEWS
Ilustrasi. FOTO/INDONESIARAYANEWS

Direktorat Narkoba Polda Sumatera Barat meringkus seorang kusir bendi, Irman (42) di Kota Bukittinggi karena kedapatan memiliki barang haram jenis sabu sebanyak dua uncang atau 10 gram senilai Rp. 17 juta, Senin (12/5).

Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sumbar, AKP Andi Aziz mengatakan, pelaku telah menjadi incaran polisi selama tiga bulan belakangan. Penangkapan dilakukan dengan polisi yang berpura-pura membeli narkoba, dan langsung menciduk pelaku di Simpang Tanjung Alam, Jalan Raya Bukittinggi-Payakumbuh.

Bahkan, saat ditangkap, disebut Andi sempat terjadi aksi kejar-kejaran dengan pihak kepolisian hingga mengeluarkan dua kali tembakan peringatan untuk menghentikan pelarian pelaku.

”Kami terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan dua kali ke udara karena dia berusaha kabur dari tangkapan,” katanya di Mapolda Sumbar, Rabu (14/5).

Usai tertangkap, pelaku ini akan dikenai pasal 114 jo 112 ayat 2 UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara itu, pelaku sendiri mengaku berjualan sabu hanya sekedar menambah pendapatan. Uang yang didapatnya sehari-hari dari menjadi kusia bendi dirasakan tidak cukup untuk kebutuhan dapur, makanya dia memutar otak dan beralih profesi menjadi kurir sabu.

”Sehari itu saya hanya dapat Rp 50 ribu pak, itu pun sudah habis semuanya. Sudah saya coba pula kerja sambilan jadi pemotong rumput, tapi tetap juga sama, tidak bisa mencukupi,” tutupnya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memburu bandar narkoba dari pelaku tersebut.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT