Insiden Mati Lampu, Semen Padang Mengaku Kecewa

Skuad Semen Padang saat launching pemain beberapa waktu lalu. Foto : Istimewa

Skuad Semen Padang saat launching pemain beberapa waktu lalu. Foto : Istimewa

Insiden matinya lampu Stadion Si Jalak Harupat Bandung saat laga Semen Padang melawan Persib Bandung pada laga perdana QNB League, Sabtu (4/4) kemarin, membuat tim Kabau Sirah (sebutan Semen Padang FC) mengaku kecewa.

Asisten Pelatih Semen Padang, Delfi Adri menyebut, insiden mati lampu tersebut sangat disayangkan. Pasalnya, 10 menit jelang babak kedua tersebut merupakan waktu yang riskan bagi Semen Padang.

“Iya, bagaimana tidak, 10 menit itu waktu yang riskan (genting), saat itu juga anak-anak sedang semangatnya, tapi tiba-tiba mati lampu,” katanya saat dihubungi via seluler, Minggu (5/4).

Menurutnya, akibat insiden itu juga, konsentrasi pemain juga pecah. “Kan itu waktu yang lagi semangat, tiba-tiba mati lampu, siapa saja pasti pecah konsentrasinya,” ujarnya.

Permasalahan tersebut seharusnya tidak terjadi pada Stadion semegah tersebut. “Stadionnya megah, persiapannya juga harus matang dong,” jelasnya.

Terkait insiden tersebut, pihaknya sendiri mengaku tidak mempersoalkan, namun menyayangkan. “Iya kita tidak permasalahkan, tapi menyayangkan sekali atas insiden tersebut. Kita harap cukup ini yang pertama dan terakhir, jangan terjadi lagi kedepan,” harapnya.

Komentar

ISL QNB League Semen Padang