Ini Pernyataan Panitia ‘Glow Run’ Terkait Peserta yang Cedera Mata

Pasien, Bayu Andika tengah dirawat di rumah sakit M Djamil Padang.

Pasien, Bayu Andika tengah dirawat di rumah sakit M Djamil Padang.

Penyelenggara Glow Run yang mengakibatkan 10 orang harus dilarikan ke Rumah Sakit M Djamil Padang, Minggu (8/3) pagi akhirnya angkat bicara.

Juru Bicara Holz Organizer (Penyelenggara), Vindho mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah melakukan langkah-langkah untuk safety para peserta. “Kita sudah sosialiasi, kita sudah berikan penjelasan kepada seluruh peserta terkait cairan warna tersebut,” katanya di Padang, Senin (9/3).

Ia menjelaskan, cairan yang digunakan panitia memang berbeda, namun sudah dibuktikan keamanannya. “Sudah banyak yang make cairan itu, baik event atau kegiatan di kota-kota lainnya, kami juga sudah kontak supplier cairan neon splash,” tuturnya.

Dijelaskannya, cairan Neon Splash tersebut terdiri dari 70 persen air dan 30 persen cat. “Jadi memang air yang banyak dibandingkan cat pak. Disini kita juga campur dengan air yang bersih,” ungkapnya.

Diakui Vindho, memang cairan Neon Splash itu memiliki efek jika mengenai mata. “Iya, emang ada efeknya seperti iritasi, tapi itu dalam presentase kecil. Kita juga sudah sediakan air pencuci muka untuk peserta usai kegiatan,” ujarnya.

Diperkirakan katanya, peserta yang mengalami iritasi tersebut lantaran melawan arus air yang saat kegiatan disemprotkan. “Kita semprotkannya ke arah atas, kemungkinan peserta ini melawan airnya secara langsung dan matanya juga dibuka, makanya banyak cairan yang masuk,” katanya.

Selain itu, terkait alasan panitia tidak memberikan kacamata kepada peserta sebagai pelindung karena memang diakui sebelumnya sudah disosialisasikan sebagai atribut tambahan. “Kacamata memang tidak kita sediakan, tapi itu semua sudah kita himbau agar peserta membawanya sendiri,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya sendiri mengaku sudah melakukan mediasi dengan pihak keluarga peserta. “Untuk mediasinya sudah kita lakukan pak, kita tanggungjawab, dan tadi dokter juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari sudah akan sembuh,” katanya.

Berdasarkan data dari pihak penyelenggara, hingga saat ini yang dilarikan ke rumah sakit berjumlah sektiar 10 orang. “Sampai saat ini data kita 10 orang, untuk tanggungjawabnya kita langsung datangi peserta tersebut pak,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan Glow Run diadakan di Pelataran Parkir, GOR H Agus Salim, Kota Padang, Sabtu (7/3) malam. Kemudian, sejumlah peserta mengeluh sakit pada bagian mata pada Minggu paginya dan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit.

Terpantau, hingga saat ini, satu pasien masih mendapatkan perawatan di Bagian Mata RS M Djamil Kota Padang.

IKHWAN / KOTA PADANG

Komentar

Edukasi Kesehatan Peristiwa