Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Ini Hasil Analisa BMKG Soal Gempa 6,6 SR Bengkulu

Sumber pusat gempa bumi yang dirasakan warga Padang, Pariaman dan Solok.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, jika gempa yang terjadi pada pukul 10.08 WIB merupakan gempa bumi jenis tektonik.

Berdasarkan analisis BMKG menunjukkan jika gempabumi tersebut berkekuatan 6,4 Skala Richter terjadi dengan koordinat episenter pada 3,68 LS dan 101,69 BT atau tepatnya di laut pada jarak 36 kilometer arah barat daya Kota Ketaun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu pada kedalaman 58 kilometer.

Dampak gempabumi berdasarkan shakemap dan laporan masyarakat menunjukkan, jika dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di Bengkulu, Bengkulu Utara, dan Kepahiang dalam skala intensitas II SIG-BMKG (V MMI).

Guncangan juga dirasakan di Lubuk Linggau, Bengkulu Selatan, Kerinci, Liwa dalam skala intensitas II SIG-BMKG (IV MMI).

Kemudian di Pariaman, Tua Pejat, Mentawai, Pesisir Selatan, Padang dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III MMI). Sedangkan, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi dan Kota Payakumbuh dalam skala intensitas I SIG-BMKG (I-II MMI). Hasil pemodelan menunjukkan jika gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia kebawah Lempeng Eurasia, tepatnya pada zona Benioff dibawah cekungan busur muka (fore arc basin), Samudera Hindia sebelah barat Sumatera.

Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif pada wilayah Sumatra.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault).

Hingga pukul 10.51 WIB, hasil monitoring (pantauan) BMKG menunjukkan sudah terjadi aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 1 kali.

Sementara itu, BMKG mengimbau kepada masyarakat di wilayah Pesisir Bengkulu dan sekitarnya agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

[Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG]

Komentar
BERITA TERKAIT