Hendak Minta Hutang, Pria Ini Dibacok

IlustrasiNiat hati hendak menagih hutang, seorang penjual sate bernama Imam (35) mengalami luka cukup parah pada bagian tengkuk dan tangannya setelah terkena sabetan parang saat menagih hutang ke rumah Intan Afrizal (22) di Kampung Solok, Bungus Teluk Kabung Kota Padang, Jumat (20/12) sekitar pukul 10.20 WIB.

Berawal dari Imam yang menanyai hutang senilai Rp. 1 juta kepada Afrizal di rumahnya, tetapi sepertinya Afrizal yang berprofesi sebagai nelayan ini tidak menerima, dan langsung melayangkan parang tajam itu ke tengkuk korban hingga melukai Imam.

Salah seorang warga sekitar bernama Leman menuturkan, dirinya mendengar teriakan keras minta tolong dari arah rumah Afrizal. Saat itulah, warga sekitar langsung berlarian ke rumah tersebut. Warga yang mendapati Imam berlumuran darah dan tergelatak di depan rumah Afrizal langsung melarikannya ke rumah sakit (RS) M. Djamil Padang.

”Beberapa orang warga lalu membawanya langsung ke rumah sakit dengan menggunakan kendaraan orang yang lewat,” ungkap Leman.

Leman juga menyebutkan, selama ini tak tampak ada masalah antara korban dengan pelaku, bahkan, mereka berdua sering berjumpa duduk bersama di kedai. “Kami juga terkejut, dan tak tahu persis penyebabnya, karena selama ini mereka kelihatannya akur-akur saja,” tambahnya.

Sementara, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsekta Bungus Teluk Kabung Ipda Yonefaeria mengatakan, kejadian itu bermula ketika korban dimintai hutang sebesar Rp. 1 juta, dan korban berdiri di depan rumah pelaku dan masuk kedalam sambil memegang handphone seluler.

Tiba-tiba saja parang yang sudah dibawa pelaku langsung melayang ke bagian leher atau tengkuk korban. Kaget, korban langsung mencoba membalikan badan dan berusaha menangkis sabetan menggunakan tangan kirinya hingga terluka.

”Pelakunya langsung kabur usai melakukan aksi tersebut, sementara korban terkapar dan dilarikan warga ke rumah sakit,” jelasnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung kabur, kepolisian langsung melakukan penyidikan melalui keluarga korban serta saksi mata. Hingga saat ini, kepolisian masih memburu pelaku.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT