Hari Ini, Udara di Sumbar Kembali Masuk Level Berbahaya

Ilustrasi. Foto : Liputan6.com

Ilustrasi. Foto : Antara

Kualitas udara pada sejumlah daerah Sumatera Barat (Sumbar) kembali memasuki level berbahaya hari ini, Selasa (20/10). Hal ini berdasarkan pantauan Global Atmosfer Watch (GAW) Kototabang, dimana kategori ISPU pada level PM10 424 ug/m3 pada pukul 11.00 WIB.

Staf Data dan Analisis GAW Kototabang, Albert menyebutkan, ada sejumlah daerah di Sumbar yang terdampak cukup parah berdasarkan pantauan satelit untuk hari ini. “Dampak paling pekat, daerah tengah dan timur. Solok Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, Sawahlunto, Solok, Lima Puluh Kota, PadangPanjang, Tanah Datar, Agam dan Pasaman,” sebutnya via seluler.

Untuk kiriman kabut asap sendiri masih didominasi dari Selatan Pulau Sumatera. Pasalnya, dipengaruhi oleh arah angin yang saat ini dari Selatan menuju Tenggara. “Untuk hari ini terjadi lagi peningkatan, masih didominasi kiriman dari bagian selatan, karena masih terbanyak titik panas. Arah angin sangat mempengaruhi penyebaran kabut asap,” katanya.

Titik panas sendiri tercatat dari Pantauan Satelit Terra dan Aqua (MODIS) hari ini mencapai 676 titik di Pulau Sumatera. “Terbanyak di Sumatera Selatan 553 titik, kemudian Jambi 82 titik, Riau 21 titik, Bangka Belitung 17 titik, Lampung 1 titik dan Kepulauan Riau 1 titik. Di Sumbar sendiri hari ini tidak ada,” jelasnya.

Sementara itu, BMKG Ketaping Padang sendiri melihat bahwa potensi hujan di Sumatera masih rendah dalam beberapa hari kedepan. “Ada potensinya, tapi tidak begitu besar dan merata. Kalau untuk Sumbar sendiri, yang terlihat paling besar potensi hujannya hanya dua daerah yakni Pasaman Barat dan Agam,” kata Kepala Bagian Informasi dan Observasi BMKG Ketaping Padang, Budi Samiaji di Padang.

Budi menyebut, trend kabut asap selama dua minggu belakangan cenderung meningkat. Namun, saat ini belum menganggu lalulintas penerbangan di Sumatera Barat. “Trendnya sih Fkultuatif, namun cenderung memburuk sekarang. Kalau untuk penerbangan, terakhir kita pantau, pada level jarak pandang 1.300 meter, masih kategori aman,” tutupnya.

Komentar

BMKG Kabut Asap Pemerintah Peristiwa sumatera barat