Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Hari Ini TdF 2017 Dilaunching

Menpar Arief Yahya Dipastikan Membuka Resmi

tour de flores 2017
tour de flores 2017

Menteri Pariwisata Arief Yahya bakal membuka launching Tour de Flores (TdF) 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kementrian Pariwisata, Rabu (5/7/2017).

Even Sport Tourism berskala merupakan kejuaraan balap sepeda agenda tahunan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Informasi sementara, 150 pebalap dari 20 tim yang telah mendaftar dan siap bertarung pada tiap etape.

Pihak kementerian pun akan mendengar pemaparan secara langsung terkait teknis lomba yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu.

Sudah dapat dipastikan Flores pada 12 Juli telah padat oleh kedatangan para pebalap dan akan melakukan persiapan etape sepeda. Tahun ini ada enam etape. Etape pertama mulai dari Larantuka ibu kota Kabupaten Flores Timur. Terkait jarak, pemerintah setempat telah menambah 808 Km sebagai tambahan dari jarak tempuh dari tahun sebelumnya, yakni 661,5 Km.

Penambahan jarak berada di jalur Aigela dan Mbay di Kabupaten Nagekeo, Borong di Kabupaten Manggarai Timur, dan Ruteng di Kabupaten Manggarai. Pada 15 Juli para peserta sudah tiba di Maumere ibu kota Kabupaten Sikka, kemudian 16 Juli tiba di Ende, 17 Juli di Mbay, 18 Juli Borong, 19 Juli di Ruteng, hingga finis 20 Juli di Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Tentang persiapan infrastruktur jalan yang juga menjadi fokus perhatian dari Pemerintah Daerah NTT. Pihak Kementerian PUPR telah melakukan  perbaikan dan peningkatan kualitas jalan dari Larantuka-Labuan Bajo yang memakan biaya sekitar Rp30-Rp40 miliar setiap kabupaten. Perbaikan jalan Larantuka-Labuan Bajo, termasuk perbaikan jalan rusak dari Aigela-Kota Mbay sekitar 30-an Km..

Rencana launching TdF 2017 sebagai tanda kesiapan pelaksanaan even ini disambut gembira Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti. Sektor Pariwisata, NTT memang bertekad menjadi provinsi pariwisata sesuai dengan mottonya yakni; New Tourism Territory (NTT).

Sport tourism sangat efektif sebagai sarana untuk mempromosikan daerah tujuan wisata agar lebih dikenal ke mancanegara.

“Banyak event  sport tourism  internasional seperti Olimpiade, World Cup, maupun MotoGP diperebutkan banyak negara karena memberikan nilai tambah ekonomi maupun publikasi.” kata Esthy, diamini Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan, Ni Putu G. Gayatri.

Komentar
BERITA TERKAIT