Genjot Pendapatan Daerah, Reklame Tak Bayar Pajak Dibongkar

 

Pembongkaran reklame yang tak taat pajak oleh Pemko Padang. Foto : Istimewa
Pembongkaran reklame yang tak taat pajak oleh Pemko Padang. Foto : Istimewa

Pemerintah Kota Padang tengah menggenjot pendapatan, untuk itu semua sumber pendapatan dioptimalkan. Terutama pendapatan dari pajak reklame yang selama ini kurang terawasi.

Bidang Pendapatan pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Asset (DPKA) Kota Padang sejak dua bulan terakhir mulai melakukan ”sapu bersih” terhadap reklame yang mangkir pajak.

”Kita tak main – main, reklame – reklame yang mangkir pajak atau tak diurus lagi oleh pemiliknya kita bongkar,”tegas Kabid Pendapatan DPKA Alfiadi kepada wartawan di sela penertiban reklame yang telah lewat tenggat pembayaran pajaknya di Jalan Pemuda, Selasa (2/9).

Sudah ratusan papan reklame yang dibongkar pada beberapa titik di jalan – jalan utama Kota Padang selama bulan Agustus lalu. ”Target kita bulan ini adalah space iklan sepanjang jalan pemuda, jalan Veteran, jalan Juanda dan seterusnya sampai jalan Adinegoro Lubuk Buaya. Semua yang sudah lewat tempo pembayaran pajaknya pasti kita bongkar,” ujarnya.

Menurut Alfiadi, pemilik – pemilik reklame tersebut sebelumnya sudah diperingatkan dan disurati. Tapi bagi yang belum menaggapi atau yang menyatakan tidak memperpanjang pemasangan iklannya, baru pelepasan dilakukan.

”Sedangkan yang kita lepaskan hari ini, rata – rata yang masa tempo pembayaran pajaknya jatuh pada bulan April 2014,” kata Alfiadi.

Bagi pemilik reklame yang sudah dibongkar ini, nantinya bila ingin memasang baru, harus mengurus lagi izin prinsip dengan nilai pajak yang baru.

Disamping itu, pengoptimalan pendapatan dari pajak restaurant juga dilakukan. Terhadap restaurant atau sejenisnya kita lakukan uji petik sehingga nilai pajak yang dikenakan lebih akurat.

”Karena prinsipnya restaurant hanya membantu memungut pajak dari pengunjungnya. Untuk ada standar yang jelas maka kita lakukan uji petik,” sebutnya.

(Humas dan Protokol Pemko Padang)

Loading...

Comment