Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Gempa Akibat Aktivitas di Zona Megatrhust

Hasil pantauan BMKG terkait gempa yang terjadi Rabu siang (1682017).JPG
Hasil pantauan BMKG terkait gempa yang terjadi Rabu siang (16/8/2017).

Dampak gempa bumi yang digambarkan berdasarkan peta tingkat guncangan (shakemap) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa gempa berupa guncangan dirasakan di daerah Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara, Painan, Kota Padang dan Muko Muko dalam skala intensitas II SIG-BMKG atau III MMI.

“Guncangan gempabumi ini berpotensi dirasakan hanya oleh beberapa orang dan tidak berpotensi merusak bangunan,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Moch Riyadi, Rabu (16/8/2017).

Gempa yang terjadi pukul 11.09 siang ini, terjadi dengan koordinat episenter pada 2,35 LS dan 99,8 BT. tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km arah barat daya Kota Sipaguguk, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Propinsi Sumatera Barat pada kedalaman 31 Kilometer.

Berdasarkan laporan sementara guncangan dirasakan di Tuapejat II SIG-BMKG (III MMI), Kota Padang, Painan II SIG-BMKG (II – III MMI) Bukit Tinggi, Payakumbuh, Padang Panjang, Sawahlunto I SIG-BMKG (I-II MMI), dan I SIG BMKG (II MMI).

“Dari kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust,” kata Moch.

Itu merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra.

Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi menjadi salah satu kawasan sumber gempa bumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran oblique naik.

Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT