Gelar Razia, Satpol PP Amankan 15 Pelajar

Ilustrasi. Pelajar yang terjaring razia di kantor Satpol PP Kota Padang. FOTO/DP

Ilustrasi. Pelajar yang terjaring razia di kantor Satpol PP Kota Padang. FOTO/DP

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang kembali melakukan razia di kawasan Aru, Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (11/11) sekitar pukul 11.00 WIB. Hasilnya, setidaknya 15 pelajar yang kedapatan membolos diamanakan petugas.

Puluhan pelajar tersebut tertangkap basah tengah bermain game online di salah satu Warung Internet (Warnet) pada saat Proses Belajar Mengajar (PBM) berlangsung.

Namun kepada petugas, siswa tersebut mengaku telah pulang sekolah. “Biasanya setiap hari jumat kami selalu cepat pulang dari sekolah, bang,” ungkap salah seorang pelajar.

Usai dari kawasan Aru, petugas melanjutkan penyisiran ke daerah Komplek GOR H Agus Salim, Padang. Disana, petugas juga mengamankan sejumlah pelajar, termasuk menemukan satu unit senjata tajam yang telah dimodifikasi oleh pelajar bersangkutan.

“Tidak masalah jika mereka pulang cepat dan bermain di warnet atau rental PS, namun mereka harus mengganti baju mereka terlebih dahulu, ada sekitar 15 orang yang kami tertibkan dan beri pembinaan di Mako Satpol PP Kota Padang,” kata Plt. Kepala Satpol PP Kota Padang, Eddy Asri.

Terkait ditemukannya sebilah parang yang telah dimodifikasi, Eddy menyebut jika benda tersebut akan digunakan untuk aksi kejahatan dalam bentuk tawuran.

“Jika ini terjadi, ini akan sangat membahayakan baik bagi pelajar itu sendiri maupun bagi warga setempat jika terkena sebtan senjata tajam tersebut. Tidak ada pelajar yang kami amankan, karena diduga telah kabur duluan,” pungkasnya.

Komentar

Pelajar Bolos Razia Pelajar Satpol PP