Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Gagal BAB karena Gempa Bumi

Sumber pusat gempa bumi yang dirasakan warga Padang, Pariaman dan Solok.

Walau tidak berpotensi Tsunami, gempa bumi dengan parameter sementara 6,6 Skala Richter (SR), Minggu (13/8/2017) cukup membuat warga Kota Padang, Sumatera Barat berhamburan ke luar rumah.

Peristiwa terjadi pukul 10.08 WIB, pagi tadi, warga Kota Padang berusaha menyelematkan diri dengan berdiri di depan rumah masing-masing sembari mencari sumber informasi. Gempa berdasarkan data Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berada di Selatan Sumatra atau tepatnya berada di Lintang 3.75 LS, dan Bujur 101.56 BT, dengan kedalaman 10 Km (71 Km Barat Daya Bengkulu Utara, 78 Km Barat Laut Bengkulu, serta berjarak 89 Km Barat Daya Tulang Bawang Barat, Lampung dan 643 Km Barat Laut, Jakarta).

“Saya mengira tadi kalau saya pusing, rupanya bukan, sehingga saya pun lari ke luar rumah,” kata Rafika.

Saat peristiwa itu ia sedang berada di kamar mandi, dan hendak buang air besar. Tapi gagal karena melihat lampu di kamar mandi bergoyang dan getaran lantai kuat terasa.

“Gagal buang air besar, saya pun lari ke luar menyelamatkan diri dan mencari informasi pusat gempanya,” ujarnya ke kabarpadang

Gempa dirasakan warga Pariaman, Pasaman dan Solok. Hingga berita ini diturunkan, belum terbit laporan kerusakan dan korban jiwa dari pihak terkait dari peristiwa tersebut.

Komentar
BERITA TERKAIT