Finalis Sumbar Talenta Dibekali Keterampilan Menulis

 Sebanyak 17 peserta Grand Finalis Sumbar Talenta ke-10 mendapat bimbingan menulis kreatif sebagai salah satu kegiatan karantina, Rabu (9/4), di Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang. Foto : Istimewa

Sebanyak 17 peserta Grand Finalis Sumbar Talenta ke-10 mendapat bimbingan menulis kreatif sebagai salah satu kegiatan karantina, Rabu (9/4), di Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang. Foto : Istimewa

Sebanyak 17 peserta Grand Finalis Sumbar Talenta ke-10 dibekali sejumlah keterampilan, salah satunya menulis kreatif selama masa karantina, Selasa-Rabu (7-8/4), di Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang.

Peserta dituntut mampu menulis laporan perjalanan untuk media massa karena pemenang utama akan mendapat hadiah lawatan ke Negara Aljazair. Materi menulis kreatif diberikan Muhammad Subhan, Motivator Kepenulisan dari Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia.

Sumbar Talenta merupakan ajang pencarian bakat di bidang seni tarik suara, vokal group, musik, tari, pembacaan puisi yang digelar Himpunan Wanita Karya (HWK) Sumatera Barat. Peserta melibatkan pelajar dan mahasiswa se-Sumatera Barat.

Malam puncak Grand Final Sumbar Talenta ke-10 akan dihelat pada Jumat, 17 April 2015, malam, di Taman Budaya Sumatera Barat. Menjelang itu, peserta dikarantina dengan pembekalan sejumlah materi, di antaranya; Leadership (Kepemimpinan), Public Speaking, Olah Tubuh, Latihan Vokal dan Menulis Kreatif.

Salah seorang Pembina Sumbar Talenta, Hj. Sastri Yunizarti Bakry, M.Si., Akt., mengatakan, materi menulis kreatif yang diberikan kepada peserta Sumbar Talenta selama masa karantina salah satunya untuk membentuk talenta-talenta muda yang berkarakter dan mencintai seni.

“Agar hidup mereka kelak harmonis, tidak kaku, dan peduli terhadap sesama,” ujar Sastri Bakry yang juga dikenal sebagai seorang novelis.

Sementara Muhammad Subhan mengatakan, keterampilan menulis penting dimiliki oleh siapa saja, dan di kemudian hari keterampilan itu berguna untuk menunjang karier. “Banyak hal bisa dituliskan, termasuk pengalaman dua hari selama karantina ini,” katanya.

Dia menambahkan, hadiah utama berupa lawatan ke Aljazair, akan menjadi kesempatan emas bagi pemenang Sumbar Talenta. Sebab, katanya, selama melakukan perjalanan ke luar negeri itu, banyak suka dan duka yang dapat dilaporkan dalam sebuah catatan perjalanan.

“Semakin jauh berjalan semakin banyak dilihat, semakin banyak tahu, semakin banyak pula bisa dituliskan,” katanya.

Annisa, salah seorang peserta Sumbar Talenta ke-10 mengungkapkan dirinya sangat senang mendapat bimbingan menulis kreatif. Dia mengaku telah menulis banyak puisi dan catatan harian, tapi sedikit yang baru dipublikasikan.

“Dari bimbingan ini wawasan saya semakin bertambah,” ujar Annisa yang merupakan finalis baca puisi.
(FAM Indonesia)

Komentar

Edukasi FAM Indonesia Sumbar Talenta