Empat Talenta Berbakat Gabung Spinach Records

Spinach Records Rekrut Empat Talenta Baru di Indonesia. Foto : Istimewa

Memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun di electronic dance scene, Spinach Records terus berupaya untuk mengembangkan talenta – talenta berbakat dalam negeri yang tidak kalah bersaingnya dengan para DJ internasional.

Hal ini telah dibuktikan dengan beberapa pencapaian prestasi dari para talent yang telah bergabung dengan records label dan artist management ini seperti Paranoia Awards, Ravelex Electronic Dance Music Awards (REDMA), Anugerah Musik Indonesia (AMI), Indonesian Cutting Edge Music Awards (ICEMA), dan masih banyak lainnya.

Ditambah lagi dengan beberapa DJ performances yang telah menjadi line up event internasional seperti Zouk Out Singapore, F1 Fuel Party Singapore, dan 2010 USA & Canada Tour.

Selain dari pencapaian yang disebutkan, Riri Mestica selaku Presiden Direktur Spinach Records mengutarakan bahwa misi dan visi dari Spinach Records lebih diutamakan dari sekedar pencapaian.

“Kami tidak pernah berhenti menciptakan karya – karya yang berkualitas guna memberikan dampak positif bagi perkembangan musik di Indonesia,” ujarnya.

Dalam mewujudkan misinya tersebut, Spinach Records selalu membuka kesempatan dan menggali potensi baru dari beragam macam kalangan untuk bergabung dalam manajemen demi terus mengokohkan nama besar mereka di electronic dance scene Indonesia.

Di awal tahun 2017 label ini pun secara resmi mengumumkan empat talent terbarunya dimana mereka tidak hanya memiliki bakat dan kualitas yang baik namun juga memiliki misi dan semangat yang sama dengan Spinach Records, yaitu memajukan kualitas musik dalam negeri. Keempat talent tersebut adalah Ardina Rasti, Gelly Kusuma, Dimas Satya Darmawan (Dimbo), dan Muhammad Ridwan (MRA).

Ardina Rasti yang sebelumnya telah dikenal sebagai aktris ternama ibukota dan model ini mengungkapkan ketertarikannya untuk kembali berkarir di dunia musik. Dengan merambah dunia DJ, perempuan yang kerap disapa Rasti ini meyakini pengetahuan dan kualitas dari musikalitasnya kian berkembang.

“Dunia ini merupakan hal yang baru dan saya banyak belajar semenjak saya bergabung dengan Spinach Records. Selain itu, kebanggan tersendiri bagi saya karena record label dan artist management ini memiliki track record yang sangat baik, saya juga sangat senang karena dibimbing oleh mentor – mentor berkualitas,” ujar Rasti.

Berbeda dengan Rasti, Gelly Kusuma yang baru saja kembali ke Indonesia, merupakan nama yang sudah tidak asing lagi di dunia musik elektronik khususnya di kancah musik internasional. Selain menjadi DJ dan Produser, pengalamannya selama delapan tahun menjadi Sound Engineer di Los Angeles telah mengukuhkankan karirnya dalam dunia musik dengan kolaborasinya bersama musisi bertaraf internasional seperti Robin Thicke, Jason Derulo, John Legend, Mos Def, Jeniffer Lopez, The Jacksons, Mary J Blige, dan Brian McKnight.

“Setelah kembali ke Indonesia, saya ingin serius menekuni kembali profesi sebagai DJ dan Produser. Spinach Records menurut saya merupakan salah satu DJ record label di Indonesia yang serius dalam mengembangkan artis – artis dibawah naungannya, hal ini yang membuat saya tertarik untuk bergabung dengan Spinach,” tutur Gelly. “Ditambah lagi dengan visi yang sama yaitu memperkenalkan dan memajukan musik dalam negeri ke ranah internasional, saya berharap dengan pengalaman dan networking yang saya punya selama ini dapat memberikan kontribusi dan bersama-sama membesarkan musik lokal,” lanjut Gelly.

Nama berikutnya yang turut bergabung dalam Spinach Records adalah Dimbo. Mengawali karir musiknya dari sebagai seorang drummer, Dirinya mencoba menuangkan karya – karyanya ke dalam berbagai genre mulai dari pop, alternative, hingga progressive rock. Hal ini turut memperkaya khasanah musik Dimbo yang memutuskan meniti karir sebagai composer, song writer, arranger hingga kini menjadi DJ dan produser musik.

Walaupun dalam menjalankan karir bermusiknya secara sendiri selama ini terbilang sukses, namun dalam perjalanannya Dimbo sering kali merasa terdapat banyak keterbatasan dari segi relasi dan kurangnya tim yang mumpuni untuk menunjang kinerjanya dalam bermusik.

“Beberapa faktor tersebutlah yang membuat saya tertarik mengambil kesempatan bergabung dengan Spinach Records. Saya percaya dengan bergabung dengan label inidapat menciptakan karya – karya yang jauh lebih berkualitas dari sebelumnya karena didukung dengan tim profesional yang tergabung di Spinach Records,” ujar Dimbo. “Dengan begitu saya pun berharap bisa mendapatkan achievement lebih banyak lagi dibanding sebelumnya,” lanjut Dimbo.

Terakhir, namun tidak kalah pentingnya adalah Muhammad Ridwan Andre atau biasa dikenal dengan MRA yang memulai karirnya sebagai DJ dengan belajar di Spinach DJ School & Academy pada tahun 2016. Walaupun karirnya di dunia DJ ini masih terhitung baru, tetapi bakatnya tersebut menjadikannya salah satu whiz kid DJ tanah air.

“Saya sangat antusias ketika ditawarkan bergabung dengan Spinach Records, karena menurut saya kesempatan tersebut dapat menjadi medium yang tepat untuk menunjang karir serta mewujudkan impian saya menjadi salah satu DJ terbaik di Indonesia. Terlebih lagi dengan banyaknya senior – senior yang telah menjadi pionir di Spinach Records ini, membuat saya bisa banyak belajar dan menerapkan pengalaman yang mereka share ke junior seperti saya,” ujar MRA.

Tak luput Riri juga mengungkapkan harapannya saat memutuskan untuk mengajak keempat talent ini bergabung dalam Spinach Records. “Keempat talent ini memiliki karakternya tersendiri yang cukup kuat dan juga memiliki genre musik yang berbeda-beda, saya berharap bergabungnya mereka dengan Spinach Records dapat menciptakan kolaborasi yang unik dan menciptakan musik – musik baru dengan kualitas terbaik,” tutup nya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT