Kabut Asap, BPBD Himbau Daerah Siapkan Antisipasi

Matahari cukup tak tampak akibat kabut asap di Kota Padang. Foto : Ikhwan

Matahari cukup tak tampak akibat kabut asap di Kota Padang. Foto : Ikhwan

Menyikapi kabut asap, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) mulai menginstruksikan masing-masing Kabupaten/Kota untuk melakukan langkah antisipasi.

Plt. Kepala BPBD Sumbar, Zulfiatno mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait tentang bencana kabut asap tersebut.

“Kemarin ini kita sudah koordinasi dengan SKPD, BMKG dan Lembaga terkait. Disana, kita sepakat mengeluarkan surat himbauan kepada Bupati dan Walikota se-Sumatera Barat tertanggal 2 September 2015, untuk melakukan langkah-langkah antisipasi, jika terjadi peningkatan status,” katanya di Padang, Jumat (4/9).

Menurutnya, peningkatan intensitas kabut asap terus terjadi, melihat semakin pendeknya jarak pandang. “Tadi pagi saja, jarak pandang di Padang 1.500 meter sampai 1.700 meter, ini terus menurun dari hari-hari kemarin, untuk itu kita lakukan antisipasi hingga sekarang,” tuturnya.

Terkait peningkatan status, disebut Zulfiatno dimungkinkan jika status udara dari sekarang yang tidak sehat menjadi berbahaya. “Sekarang udara di Sumbar sudah tidak sehat, kalau sudah pada level berbahaya, dimungkinkan kita akan tetapkan status siaga,” terangnya.

Sementara itu, berdasarkan data terakhir Global Atmosfer Watch (GAW) Kototabang, hari ini, pukul 12.00 tercatat kualitas udara berada pada level 157 ug/m3 dengan tingkat kategori ISPU tidak sehat.

Komentar

BPBD Kabut Asap Sumbar