Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Dua Perempuan Hebat di Panwaslu Kota Padang

87nurlinaRANAH – Dua perempuan hebat di Panwaslu Kota Padang. Satu ketuanya sendiri yaitu Nurlina K., lalu Kordinator Divisi Pengawasan Afrilda Sari. Kedua perempuan gigih ini menjalankan fungsinya mengawasi Pilkada Padang berjalan sesuai aturan yang berlaku termasuk ketentuan yang dibuat oleh KPU sendiri.

Kedua perempuan itu bekerja tidak mengenal waktu, bahkan Ketua Panwaslu sendiri di masa kampanye sampai penghitungan suara manual KPU Padang sering pulang larut malam ke Indarung sana.

“Sejak dilantik lalu, Panwaslu Padang sudah dihadapi pekerjaan yakni mengawasi pelaksanaan tahapan Pilkada Padang,” ujar Nurlina K., kepada www.kliksumbar.com, beberapa waktu lalu di Padang.

Panwaslu Padang selain mengawasi Pilkada juga mengawasi tahapan Pemilu Legislatif 2014. “Kita mengawasi dua agenda demokrasi dalam waktu bersamaan, tapi kita tetap semangat menjalankan tugas yang telah digariskan oleh ketentuan terkait Pemilu,” ujar Nurlina.

Nurlina yang mantan Panwaslu Pemilu 2009 dan Panwaslu Pilgub 2010 lalu mengakui berkerja sebagai pengawasan butuh ketegaran dan ketegasan, sehingga tidak jarang Panwaslu Padang sering mendapatkan ancaman maupun teror berupa SMS. “Itu bagian dari pekerjaan selagi kita berjalan sesuai aturan, Insya Allah tidak takut,” ujar Afrilda Sari.
Tak jarang dua perempuan pengawas ini mesti turun ke lapangan mengawasi pelaksanaan tahapan Pilkada. “Yang cukup melelahkan adalah membersihkan alat peraga kampanye pasangan calon di masa tenang,” ujar Nurlina.
Menurut Afrilda Sari, menertibkan atribut itu masyarakat masih menilai kerjanya Panwaslu. Bahkan jika atribut masih terpasang masyarakat menilai Panwaslu tidak bekerja. “Sebenarnya jika ada kesadaran setiap pasangan calon terkait pembongkaran alat peraga, saya yakin saat memasuki masa tenang alat perga itu bersih, tapi yang terjadi kesadaran memasang ada, namun saat membukanya kembali tidak mau, ada kesan pasti dibersihkan oleh Panwaslu. Sebenarnya itu bukan kerjaan dari Panwaslu, kita hanya memfasilitasi dan mengkordinasikan untuk dilakukan pembongkaran,” ujarnya.
Bahkan saat penertiban alat peraga kampanye pasangan calon Pilkada Padang kemarin itu, dua wanita ini rela berpanas-panas maupun berhujan-hujan mengkoordinir pembongkaran yang dilakukan Satpol PP dan Dinas Kebersihan Kota Padang. “Itu copot saja, jangan ragu,” ujar Nurlina kepada petugas saat melihat ada alat peraga yang masih terpasang saat menyisir pada waktu masa tenang Pilkada Padang lalu.
Nurlina dan Afrilda Sari memang perempuan tapi ketegaran dan kegigihannya melebihi laki-laki. “Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak terutama instansi terkait Pemko Padang, pihak kepolisian dan rekan media serta kepada kawan-kawan mitra pengawas mulai Panwascam, PPL maupun pengawas TPS, juga masyarakat Padang yang telah bahu-membahu menciptakan Pilkada Padang berintegritas dan bermartabat, semoga suasana ini berlanjut di Pilkada Padang putaran kedua,” ujar Nurlina.
Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT