Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Diduga Marah Soal Jalannya Dihalangi, Professor Pukul Davip

Davip Malpian saat melaporkan peristiwa yang menimpanya kepada Polsek Padang Selatan, Kota Padang. Foto : Cici
Davip Malpian saat melaporkan peristiwa yang menimpanya kepada Polsek Padang Selatan, Kota Padang. Foto : Cici

Dipicu karena jalannya terhalang oleh pemasangan tenda acara buka bersama di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH), seorang yang diketahui berprediket Professor nekat memukul Ketua Yayasan STIH Davip Maldian yang tengah melakukan rapat di ruangannya, Sabtu (12/7) siang.

Akibatnya korban harus mengalami luka di bagian pipinya. Usai kejadian itu, korban pun langsung melaporkannya ke Polsek Padang Selatan.

Di kantor polisi, korban sangat menyayangkan sikap tersebut yang dinilai tidak pantas dilakukan oleh seorang kalangan intelektual.

“Saya tidak mengetahui secara pasti apa permasalahannya, tapi saat tengah rapat, dia masuk ke ruangan dan membentak. Setelah itu langsung memukul pipi saya,” ungkapnya kepada wartawan.

Bahkan, korban mengaku juga sempat diajak untuk adu jotos satu lawan satu di halaman kampus tersebut.

“Permasalahannya itu yang tidak jelas, padahal saya tidak pernah ada urusan dengan dia selama ini dan kalau dibilang musuhan juga tidak,” tuturnya.

Menurutnya, pelaku memang tinggal di bagian belakang kampus dan setiap hari harus melalui kampus untuk sampai kerumahnya, namun tidak ada permasalahan yang terjadi dan memang pada Sabtu sore akan diadakan buka bersama alumni di depan kampus.

“Makanya saya melaporkan kejadian ini ke polisi agar tidak terulang lagi nanti dan membuat acara tersebut jadi terganggu,” jelasnya.

Sementara, Kapolsek Padang Selatan, Kompol Sukirman membenarkan tentang kejadian tersebut. Korban pun sudah membuat laporan penganiayaan tersebut ke Polsek Padang Selatan dengan nomor : LP/241/VII/2014-Sek Selatan dan akan dilanjutkan ke Unit Reskrim untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Kita sudah menerima laporan korban, dan langsung dilakukan visum. Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka lebam di pipinya,” katanya.

(Cici Gustria)

Komentar
BERITA TERKAIT