Di Padang, Pasien Difteri Terus Bertambah

Humas RS M Djamil Padang, Gustafianof dan Dokter Speasialis Anak, dr. Rinang Marico SpA saat jumpa Pers terkait Penyakit Difteri di Biro Humas, RS M Djamil Padang, Selasa (3/2). Foto : Ikhwan

Humas RS M Djamil Padang, Gustafianof dan Dokter Speasialis Anak, dr. Rinang Marico SpA saat jumpa Pers terkait Penyakit Difteri di Biro Humas, RS M Djamil Padang, Selasa (3/2). Foto : Ikhwan

Pasien suspect (diduga) mengidap virus Difteri terus bertambah di Kota Padang. Hingga hari ini, Kamis (12/2) setidaknya sudah ada 11 pasien yang telah masuk ke Rumah Sakit (RS) M. Djamil, Kota Padang.

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RS M Djamil, Gustafianof menyebutkan, sampai saat ini ada 11 pasien yang sudah masuk rumah sakit umum tersebut. “Delapan saat ini masih dirawat, dua meninggal dunia dan satu sudah dipulangkan atau sembuh,” katanya.

Pasien terakhir yang masuk disebut Gustafianof ada dua orang. Kedua pasien tersebut diketahui berasal dari Kuranji, Kota Padang dan masih berumur dibawah enam tahun. “Kedua pasien yang terakhir masuk ini pada hari Senin lalu, pada pukul 21.00 dan 23.00 WIB,” jelasnya.

Saat ini, dijelaskan Gustafianof, pihak rumah sakit sudah memberikan penanganan intensif terhadap kedua pasien, tak terkecuali pasien yang sebelumnya sudah terlebih dahulu masuk. “Sudah dilakukan penanganan, seperti observasi dan pemberian antibiotik berupa anti serum,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga mengaku telah melakukan uji tes cairan lendir terhadap tiga pasien. “Hasilnya, dua diantaranya positif dan satu lagi negatif,” terangnya.

Untuk diketahui, saat ini pihak RS M Djamil bersama Dinas Kesehatan sudah melakukan pencegahan dengan memberikan vaksin, terutama kepada anak-anak guna mencegah jatuhnya korban kembali.

Komentar

Difteri Kesehatan Pemerintah