Desa Tradisional Jepang yang Indah

Saiko Iyashi no Sato Nenba. Foto : Istimewa

Saiko Iyashi no Sato Nenba. Foto : Istimewasa 

Ada beragam cara untuk menikmati Tokyo, kota tersibuk di Jepang. Sebagai kota metropolis dan paling ramai di Jepang, Tokyo memang memiliki magnet tersendiri.

Dilansir Rocketnews, Senin (16/2), Tokyo seolah menjadi rumah berbagai atraksi modern yang menakjubkan seperti Skytree, Ebisu Beer Museum. Kendati disebut metropolis namun Tokyo juga memiliki pedesaan tradisional.

Jika wisatawan punya akses transportasi umum yang beroperasi di ibukota, maka mereka dapat menyaksikan sekilas gaya hidup pedesaan yang tenteram. Beda halnya jika Anda meluncur langsung melihat desa yang dijadikan sebagai musem terbuka itu.

Wisatawan dapat menikmati keindahan rumah-rumah beratapkan jerami sekaligus merasakan kesejukan udara di museum terbuka tersebut. Yamanashi adalah salah satu daerah di perbatasan Tokyo. Nama daerah yang memiliki pemandangan indah itu yakni Saiko Iyashi no Sato Nenba.

Selain dilengkapi pemandangan Gunung Fuji di belakang desa, Nenba juga memiliki tidak kurang dari 20 struktur rumah beratapkan jerami. Sebetulnya Nenba merupakan sebuah komunitas pertanian, 50 tahun lalu.

Pada 1966, meskipun angin topan sempat menerjang daerah sehingga menyebabkan banyak warga desa yang akhirnya pindah. Namun sekitar 2006 dan 2008, pemerintah setempat segera memperbaiki desa tersebut.

Hingga kini desa tersebut masih terus dirawat dan diletarikan keasliannya. Ini artinya, setidaknya di tengah geliat kesibukan industri di Jepang, wisatawan masih bisa menikmati panorama desa museum terbuka ini. (Rocketnews)

Komentar

Wisata Jepang