Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Demi Iklan Rokok, Paripurna Perda KTR Padang Ditunda

Ilustrasi. Foto : baakondan.com

Tertundanya pengesahan Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kota Padang di DPRD, Jalan Sawahan No50, Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat karena adanya permintaan dari perusahaan periklanan (P3I) agar diberi ruang memasang iklan.

Wakil Ketua Pansus Iswandi Muchtar mengakui hal tersebut, sehingga ketika produk hukum itu seharusnya diparipurnakan 18 Agustus 2017 sesuai jadwal ternyata molor.

Namun ia beralasan, ketertundaan itu karena menunggu masukan-masukan dari beberapa stakeholder. Kemudian, produk hukum itu akan lebih terpusatkan pada dunia pendidikan, dalam hal ini pelajar di Padang.

“Pengurangan pada jumlah perokok yang mensasar pelajar, hal ini yang membuat Perda atas revisi terhadap Perda No. 24 tahun 2012 terkatung-katung untuk disahkan jadi Perda,” katanya, Senin (21/8/2017).

Ketika dalam Perda adanya pelarangan iklan rokok, poin itu kemudian direvisi dan lebih ditekankan pada bahaya rokok pada pelajar, hal itu pun guna mengakomodir keinginan perusahaan dan mensinkronkan keinginan Pemko Padang nan lebih cenderung untuk mengurangi jumlah paparan atau perokok aktif tingkat pelajar.

“Ya, terjadinya revisi karena atas permintaan dari perusahaan periklanan (P3I) agar diberi ruang memasang iklan. Kami tidak berbicara mengenai berapa besar pendapatan pajaknya, tetapi mengenai hajat hidup mereka yang sudah barang tentu adalah usaha,” ujarnya.

Sekretaris Fraksi Perjuangan Bangsa di DPRD Kota Padang sepakat ketika Perda KTR lebih membidik akan pengurangan jumlah perokok usia dini atau pelajar.

Komentar
BERITA TERKAIT