Curi Barang di Pusat Perbelanjaan, Pelaku Babak Belur 

Pelaku saat diamankan pada Pos Pemuda setempat. Foto : Ikhwan
Pelaku saat diamankan pada Pos Pemuda setempat. Foto : Ikhwan
Pelaku saat diamankan pada Pos Pemuda setempat. Foto : Ikhwan

Seorang pria bernama Indra (25) babak belur dihajar massa di kawasan Belakang Olo, Kota Padang sekitar pukul 19.30 WIB setelah tertangkap basah mencuri pada pusat perbelanjaan Plaza Andalas, Rabu (3/9).

Berdasarkan informasi, Indra tidak bekerja sendirian melainkan dibantu dengan dua rekannya. Penangkapannya bermula saat satpam setempat curiga dengan gerak gerik ketiga pelaku. Mengetahui hal tersebut, petugas satpam itu pun langsung memanggil rekannya dan meneriaki ketiganya pencuri.

Baca Juga

Ketiga pelaku pun langsung kabur berpencar. Namun, nasib Indra kurang beruntung. Baru saja tiba di kawasan Belakang Olo, Indra pun langsung dikepung warga karena terus diteriaki pencuri oleh petugas satpam yang mengejarnya.

Sontak, warga yang merasa geram langsung menghujam pukulan ke pelaku hingga babak belur. Tak berhenti, pelaku masih sempat melarikan diri dengan sepeda motor yang lewat, tetapi langkahnya terhenti saat personel intel langsung menghentikan langkah di lokasi kejadian.

Ka SPK Polsek Padang Barat, Aiptu Idwan menyebutkan, pelaku sudah diamankan di Mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut. “Setelah diamankan pada pos pengamanan pemuda setempat, kita langsung membawa pelaku ke Mapolsek untuk penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kepolisian berhasil mengamankan barang bukti bseperti, es cream, baygon, dua bungkus roti tawar, pakaian, dan beberapa parfum serta makanan ringan lainnya.

“Saat ini kita masih mengamankan pelaku dan diperiksa lebih lanjut, serta mencari tahu dua rekannya yang lain,” jelasnya.

Dalam interogasi yang dilakukan polisi, Indra mengaku tinggal di kawasan Pampangan dan bekerja sebagai buruh serabutan di Kota Padang. “Keterangan dari pelaku ini cukup memberi informasi untuk pengungkapan, mana tahu dia punya jaringan,” jelasnya.

Sementara itu, pelaku sendiri menyebut semua barang-barang yang dibawanya itu digunakan untuk kebutuhan pribadinya. Dia menyebut nekad mengambil barang itu karena tidak punya uang. “Saya tidak punya uang, jadi barang-barang itu rencananya akan saya gunakan sendiri pak,” ungkapnya kepada wartawan.

Rekomendasi