Curi 40 Juta Uang Majikan, Pembantu Langsung Kabur

Pelaku saat berada di Polsek Lubuk Begalung, Kota Padang. FOTO/IKHWAN
Pelaku saat berada di Polsek Lubuk Begalung, Kota Padang. FOTO/IKHWAN

Pasangan suami istri bernama Suger Santoso (31) dan Iis Wilantika (23) yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga melakukan aksi kriminal lantaran desakan ekonomi yang mendera.

Mereka sendiri mencuri uang sekitar Rp. 40 juta dari kamar sang majikan bernama Heri Alizar yang terletak di kawasan Jalan Raya Lubeg, Lubuk Begalung, Kota Padang.

Usai melakukan aksi kriminalnya, pasutri ini pun langsung melarikan diri ke kampung halamannya di Gumber Rejo, Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Labu Kibang, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Aksi ini sendiri terungkap setelah adanya laporan dari sang majikan kepada jajaran Polsek Lubuk Begalung. Sang majikan mengaku kehilang puluhan juta uang tunai yang saat itu diduganya dibawa lari oleh pembantunya tersebut.

“Setelah adanya koordinasi dan mengetahui keberadaan pelaku yang telah menghilang selama sepekan, pihak kepolisian yang berada di Tulang Bawang langsung meringkusnya di kediamannya pada Minggu malam,” kata Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Yuli Kurnianto di Padang, Senin (10/5).

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan sementara, istri pelaku tidak terlibat karena mengaku tidak mengetahui perbuatan kriminal tersebut. “Kalau istrinya sampai saat ini berdasarkan pemeriksaan tidak terlibat,” jelasnya.

Pihak kepolisian sendiri berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan uang tunai sisa curian sebesar Rp. 12.730.000. “Saat ini pelaku telah diinapkan di sel tahanan Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku akan dijerat pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dengan ancaman kurungan penjara maksimal lima tahun,” tuturnya.

Sementara, pelaku sendiri kepada wartawan mengakui perbuatannya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa aksi kriminal itu tidak direncanakan. Namun, tergiur melihat uang sebanyak Rp. 40 juta yang berada di lemari saat pelaku tengah membersihkan rumah.

“Ya, seperti biasa saya bersihkan rumah dan kamar bapak juga pak. Saya tidak ada pikiran pertama kali kesana, tetapi melihat kunci tergantung di kamar, saya coba masuk, dan melihat uang sebanyak itu, saya langsung ambil saja,” ungkapnya.

Kemudian, sebelum lari ke Tulang Bawang, pelaku sempat menetap sehari di Bengkulu menggunakan perjalanan darat. “Saya langsung kabur, sehari saya di Bengkulu, terus baru ke Tulang Bawang. Uangnya semua saya taruh di saku celana pak,” jelasnya.

Setibanya di kampung halaman, pelaku langsung menggunakan uang tersebut untuk membeli material bangunan, satu unit sepeda motor, membayar hutang dan mengobati sang ibu mertua yang tengah sakit. ”Saya merantau ke Padang karena pekerjaan saya sebelumnya yakni menyadap karet tidak menghasilkan lagi,” tuturnya.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT