Cagub Sumbar Polisikan Dugaan Kampanye Hitam

image

Calon Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat melaporkan dugaan kampanye hitam di Ditreskrimum Polda Sumbar, Kamis (15/10). Foto : Ikhwan

Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno melaporkan dugaan Black Campaign (kampanye hitam) berupa buku ke Direktorat Reskrim Pidana Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar, Kamis (15/10).

Buku itu sendiri diberi judul ‘Fakta Bukan Fitnah, Sumatera Barat dibawah Irwan Prayitno Tanpa Kemajuan” dimana tertulis digawangi oleh Forum Pemuda Penyelemat Sumbar.

“Hari ini saya melaporkan sebuah buku yang berisi fitnah. Ini kesekian kalinya saya dan pak Cawagub (Nasrul Abit) dizolimi,” katanya kepada wartawan di Ditreskrimum Polda Sumbar, Kota Padang.

Adapun isi buku tersebut, disebut Irwan terdiri dari opini sang penulis dan kutipan dari sejumlah media.

“Isinya itu tidak sesuai fakta, semua dipelintir oleh yang nulis, ada kutipan berita dari sejumlah media tapi klarifikasi dari saya tidak dimasukkan,” jelasnya.

Mencuatnya buku tersebut setelah beredarnya disejumlah daerah seperti Kota Padang dan PadangPariaman.

“Ada laporan yang ke tim IP-NA dari masyarakat terkait buku tersebut. Setelah dilihat ternyata buku ilegal, penerbit yang tidak jelas,” tuturnya.

Pihaknya sendiri enggan menuduh pihak tertentu dalam laporannya tersebut.

“Kita tidak mau menuduh siapa-siapa, tapi yang jelas kita minta pihak kepolisian segera mengusutnya,” sebutnya.

Saat ini, pihak kepolisian sendiri telah menerima laporan bersangkutan dan berjanji akan menindaklanjutinya.

Seperti diketahui, Pilkada serentak sendiri bakal digelar pada 9 Desember mendatang.

Komentar