Buktikan Janji, Wako Padang Sambangi Pasar Raya

Walikota Padang, Mahyeldi Ansarullah menyambangi Pasar Raya Padang dalam rangka 100 hari kerja. FOTO/IST
Walikota Padang, Mahyeldi Ansarullah menyambangi Pasar Raya Padang dalam rangka 100 hari kerja. FOTO/IST

Dalam mengawali kinerja untuk membangun dan menata kembali Kota Padang, Penataan Pasar Raya dan Pantai Padang menjadi prioritas utama Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah bersama Wakil Walikota Padang Emzalmi.

Dengan kondisi Kota Padang saat ini yang terbilang semrawut dan butuh kerja ekstra pada penanganannya, kepala daerah yang baru dilantik ini bersama jajarannya di Pemko Padang mengambil langkah cepat. Dimana, dalam waktu dekat akan melakukan penataan dan penertiban beberapa kawasan yang menjadi sentral ekonomi masyarakat melalui program kerja awal masa baktinya dengan sebutan “100 hari kerja Mahyeldi – Emzalmi.

“Mengenai Pasar Raya Padang, terbagi tiga bahagian, yakni jalan Pasar Raya, Pasar baru dan Permindo. Tiga titik ini akan kita upayakan melakukan penataan kembali, dimana saat ini masih disesaki lapak PKL yang tidak teratur. Kemudian untuk Pantai Padang, khususnya kawasan pinggiran Danau Cimpago, nanti setelah bangunan kios dengan sebutan Lapau Panjang Cimpago (LPC) setelah selesai pembangunannya, pedagang akan dipindahkan ke sini. Jadi, pinggir pantai akan kosong dan tidak ada lagi yang berjualan, sehingga masayarakat bisa nyaman dan bebas melihat pantai secara terbuka,” jelas Mahyeldi dalam ekspos program kerja 100 hari di saat coffee morning bersama Unsur Muspida, SKPD Pemko Padang dan pimpinan BUMN/BUMD serta CSR Swasta yang ada di Kota Padang, di Aula Balaikota Padang Aie Pacah, Senin (19/5).

Dilanjutkannya, perihal penanganan ini, memang diharapkan adanya kerja sama seluruh pihak untuk bersinergi dengan Pemko Padang. Sebab, dengan kerja sama yang baik tentunya akan menimbulkan optimisme dalam mencarikan solusi pada penanganan tersebut.

“Seperti dari 10 program unggulan yang kita usung, dari APBD 2014 kita rasa masih belum bisa mengakomodir untuk mewujudkannya secara cepat. Kemungkinan pada APBD perubahan, untuk RPJMD yang direncanakan supaya bisa dimaksimalkan,” tuturnya.

Lalu, mengenai anggaran untuk penanganan pasar dan pembangunan LPC ini, memang mencapai kisaran biaya yang cukup besar. Seperti LPC yang diperkirakan memiliki 11 blok ini, masing-masing bloknya berkisar biaya pembuatannya mencapai Rp. 495.716.000 atau total keseluruhan sebanyak 5,4 Milyar.

Kemudian untuk penanganan PKL di jalan Pasar Raya, Pasar Baru dan pinggir jalan Permindo, dalam waktu dekat Pemko Padang sendiri telah merencanakan penanganan untuk menata dan menertibkannya. Untuk di jalan Pasar Baru akan dikosongkan dan PKL dipindahkan ke Inpres III dan IV. Sedangkan, di jalan Pasar Raya dan Permindo nantinya akan dilakukan sistem jam berjalan berdasarkan kesepakatan antar pedagang.

“Harapan kita tentunya, atas langkah awal yang kita jalankan atau dengan 100 hari kerja ini, kita berharap baik kondisi pasar dalam penataan PKL nya. Serta Pantai Padang dengan pembangunan LPC bisa berjalan dengan baik. Semoga saja, pembuatan dan pengelolaannya berjalan lancar dan terealisasi dengan baik, karena juga dibantu oleh pihak BUMN,BUMD dan CSR swasta,” ujarnya.

(Humas dan Protokol Pemko Padang)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT