Bermodus Peras Orang Pacaran, Empat Pelaku Ditangkap

Empat pelaku pemerasan diamankan di Polsek Padang Utara, Kota Padang. Foto : Istimewa

Empat pelaku pemerasan diamankan di Polsek Padang Utara, Kota Padang. Foto : Istimewa

Empat pelaku pemerasan dengan modus menangkap orang pacaran diciduk Polsek Padang Utara, Kota Padang di kawasan Bandar Kali, Ulak Karang, Minggu (22/2) malam.

Penangkapan dilakukan karena masuknya laporan salah seorang korban berinisial BN (23) ke Polsek Padang Utara. Korban mengaku dipukuli dan dirampas barang berharganya seperti jam tangan, handphone, kalung dan uang tunai Rp.400 ribu

Kepada wartawan, pemerasan itu bermula saat dirinya berkenalan dengan seorang wanita berinisial MN (25). Diduga wanita tersebut bekerjasama dengan empat pelaku untuk melakukan pemerasan.

Baru berkenalan, tepat pada Minggu (15/2) malam, wanita tersebut mengajak korban untuk bertemu. “Awalnya saya sudah diluar pak, dekat SPBU Didong, kemudian saya curiga, wanita itu mengajak lagi ke kosannya. Kemudian, saya turuti, dan saya duduk didepan kosnya, tidak masuk kedalam pak,” ungkapnya.

Tak lama kemudian, datanglah sekitar tujuh orang pemuda menghampiri korban. Tanpa berpikir panjang, para pelaku langsung menghadiahi korban dengan pukulan. “Setelah dipukul, barang berharga saya semua diminta pak, saya kasih jam tangan, dompet dan uang saya pak. Sempat dia minta motor saya atau uang Rp.2,5 juta untuk menebusnya, tapi tidak saya kasih pak,” terangnya.

Korban yang terima pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sepekan melakukan pencarian, polisi pun menemukan keempat pelaku dan satu wanita tersebut.

“Petugas sudah melakukan pengintaian selama sepekan, kemudian kita dapati informasi keberadaannya. Langsung kita lakukan penangkapan,” kata Kanit Reskrim Polsek Padang Utara, IPTU Tarmizi Lubis.

Ia menjelaskan, satu wanita tersebut juga ditahan karena diduga ikut bekerjasama dalam melancarkan aksinya. Sedangkan untuk barang bukti, kepolisian berhasil mengamankan satu unit handphone, dompet dan jam tangan korban. “Untuk kalung sepertinya sudah dijual oleh para pelaku,” tuturnya.

Selain itu, saat ini pihak kepolisian mengaku masih melakukan penyelidikan lebih lanjut kemungkinan ada pelaku lainnya. “Berdasarkan pengakuan korban, pelaku ada sekitar 7 hingga 8 orang, dan ini masih kita selidiki,” jelasnya.

Komentar

Hukum Kriminal Peristiwa