Benda Mencurigakan Diduga ‘Bom’ Hebohkan Masyarakat Batusangkar

Pihak kepolisian Tanah Datar melakukan pengamanan dan sterilisasi pada Mesjid Al Ikhsan, Batusangkat, Kabupaten Tanah Datar. Foto : Kabarsumbar
Pihak kepolisian Tanah Datar melakukan pengamanan dan sterilisasi pada Mesjid Al Ikhsan, Batusangkat, Kabupaten Tanah Datar. Foto : Kabarsumbar

Masyarakat Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dihebohkan dengan adanya benda berupa pkaet mencurigakan di Halaman Mesjid Al Ihsan, tepatnya didekat Pasar Batusangkar.

Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas membenarkan laporan tersebut. Dikatakan Kapolres, setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung melakukan sterilisasi pada kawasan Mesjid tersebut.

Kapolres menerangkan, jika paket tersebut awalnya ditemukan oleh Garin (petugas) Mesjid sekitar pukul 14.00 WIB. “Dia (garin) sempat mencari pemilik benda yang terbungkus seperti paket kiriman tersebut. Dalam paket itu juga ada kode Barcode,” kata Kapolres via seluler.

Tak kunjung menemui siapa pemiliknya, lantas Garin Mesjid itu pun langsung curiga dan melaporkannya ke pengurus Mesjid. Selanjutnya, pengurus Mesjid setempat langsung menginformasikannya kepada pihak kepolisian.

Usai mendapatkan informasi tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan strelisasi dan pemeriksaan menggunakan alat Metal Detector.

“Hasil pemeriksaan, ada benda logam di dalamnya. Untuk itu, kita lakukan sterilisasi lokasi dan kita panggil tim Jibom Gegana Brimob Polda Sumbar,” jelas Kapolres.

Kapolres menyatakan, saat ini, pihaknya belum mengetahui pengirim paket atau penerima paket tersebut. Petugas sempat memeriksa resi dan kode barcode yang ada pada paket tersebut pada sejumlah perusahaan pengiriman, namun belum ditemukan.

“Saya minta masyarakat tetap tenang dan tidak reaktif. Barang itu belum tentu bom, namun kita ambil langkah ini sebagai langkah antisipasi. Semoga semuanya baik-baik saja,” tutup Kapolres.

Hingga berita ini diturunkan, belum didapatkan informasi isi dari paket mencurigakan tersebut.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT