Awasi Hewan Kurban, Dinas Peternakan Sumbar Sebar 600 Petugas

Ilustrasi hewan kurban.

Ilustrasi hewan kurban.

Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan Sumbar menyebar 600 petugas untuk mengawasi hewan Kurban. Penyebaran ini untuk memberikan keamanan bagi kesehatan hewan Kurban di Sumatera Barat.

Kabid Kesehatan Hewan Peternakan Sumbar, Kamil mengatakan, pihaknya sudah beberapa bulan lalu telah menyebar petugas yang tersebar di seluruh wilayah Sumbar.

“Ada sekitar 600 petugas di Sumbar yang mengecek langsung bagaimana kesehatan hewan. Dimulai dari Mesjid, terutama pasar ternak, karena banyak Mesjid mengambilnya dari Pasar Ternak,” katanya di Padang, Senin (24/8).

Ia menyebut, pihaknya menerapkan sistem koordinasi guna melakukan pengawasan tersebut. Mengingat, masih terbatasnya para petugas pengawas tersebut.

“Kita koordinasikan secara terstruktur, supaya bisa terawasi semuanya karena petugas kita terbatas dan Mesjid di Sumbar itu banyak sekitar 6.000 Mesjid,” terangnya.

Terkait pemeriksaan sendiri, ada dua uji pemeriksaan yang dilakukan diantaranya Klinis dan Posmotem.

“Untuk klinis pengujian saat hewan masih hidup, sedangkan Posmotem setelah mati, misalkan ada cacing hati, karena bisa dilihat saat telah mati. Setiap pemeriksaan, petugas selalu memberikan surat keterangan kesehatan hewan,” tuturnya.

Sementara itu, terkait hewan Glonggongan, disebut Kamil sampai saat ini tidak ada. “Kecil kemungkinan, pedagang tidak memikirkan berat hewan, karena ini kan untuk Kurban, tetapi tetap kita awasi,” katanya.

Komentar