Awal Oktober, KPU Sumbar Mulai Adakan Logistik Pilgub

KPUDKomisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan, pengadaan logistik terutama terhadap surat suara dimulai pada awal Oktober mendatang. Nantinya, pendistribusian logistik Pilkada Serentak tersebut ditargetkan rampung selambat-lambanya 22 November.

Koordinator Divisi Logistik KPU Sumbar, Fikon menyebutkan, pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan terhadap pengadaan logistik tersebut. “Sekarang, panitianya sudah tersusun, kita lagi saling berkoordinasi untuk pengadaannya. Untuk Pilkada Kabupaten/Daerah diserahkan pengadaannya ke masing-masing KPU setempat,” katanya di Padang, Jumat (25/9).

KPU Sumbar sendiri menganggarkan Rp.5 Miliar untuk pengadaan Surat Suara Pemilihan Gubernur (Pilgub), dimana sudah termasuk cadangan. “Untuk distribusinya, termasuk logistik lainnya, kita menanggarkan Rp.2 Miliar,” jelasnya.

Selain itu, terkait pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) masing-masing calon saat ini sudah didistribusikan oleh KPU Sumbar. Anggaran APK yang mencapai sekitar Rp.4 Miliar tersebut diperuntuhkan untuk bahan kampanye, iklan, debat calon, baliho, umbul-umbul dan spanduk kampanye.

“Untuk bahan kampanye kita patok sesuai jumlah Kepala Keluarga (KK), yakni 1.570.000. Untuk baliho, masing-masing Kabupaten/Kota mendapatkan tiga buah. 10 Umbul-umbul masing-masing Kecamatan dan 1 spanduk masing-masing Kelurahan yang tersebar di Sumbar,” tuturnya.

Hingga saat ini, diakui Fikon, APK yang disebar keamanannya telah terganggu. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya APK yang robek pada titik-titik yang dipasang oleh KPU. “Kita sudah banyak dapat laporannya, sekarang lagi koordinasi dengan Bawaslu maupun pihak terkait untuk memanilisir kejadian serupa,” pungkasnya.

Komentar

KPU Sumbar Pilgub Sumbar