AMUAH Gelar Aksi, Peringati Hari HAM Nasional

Pengunjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Sumbar, Senin 910/11) pagi.
Pengunjuk Rasa di Depan Gedung DPRD Sumbar, Senin 910/11) pagi. / (FOTO:TR)

Aliansi Masyarakat Untuk HAM (AMUAH) menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (10/12) pagi.

Aksi yang bertemakan “Setiap Manusia Memiliki Hak, Tidak Boleh Dirampas dan Tidak Boleh Ditindas” ini dimulai dengan Long March dari Jalan Khatib Sulaiman menuju Gedung DPRD Sumbar.

Dalam aksi, mereka menyuarakan tentang pentingnya dasar HAM bagi manusia, karena HAM merupakan jaminan hidup bagi semua manusia. “HAM haruslah menjadi darah mendasar bagi seluruh manusia, karena ini merupakan kebutuhan yang paling terpenting untuk menciptakan jaminan hidup bagi kehidupan” sorak Tarapul Sitinjak, Koordinator Aksi di depan Gedung DPRD Sumbar.

Pelanggaran HAM yang tengah banyak terjadi saat ini menjadi ujung tombak bagi manusia untuk dapat memahami tentang makna HAM bagi individu. “Pelanggaran HAM yang sangat rentan terjadi saat ini haruslah menjadi suatu acuan bagi manusia untuk dapat lebih mendalam dengan nilai-nilai HAM” tegasnya.

Lanjutnya, berdasarkan data yang mereka himpun dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Kota Padang dan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI Sumbar, ada sebanyak 56 kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Sumbar.

Diantaranya 42 kasus kekerasan oleh aparat Negara (TNI, Polisi, Satpol PP dan Petugas Lapas), 5 kasus pelanggaran hak buruh, 3 kasus pelanggaran hak anak serta 3 kasus Malpraktik (Hak Atas Kesehatan)

Lantaran data tersebut AMUAH menuntut akan realisasi pengusutan tuntas terhadap semua pelanggaran kasus HAM yang ada di Sumbar. “Jangan ada lagi perampasan lahan di Sumbar, baik dari perusahaan maupun Negara. Hentikan Komersialisasi Pendidikan dan berikan jaminan sosial bagi pengemis serta anak terlantar” tukasnya.

Menyikapi tuntutan, beberapa orang Anggota DPRD Sumbar yang menemui pengunjuk rasa menerima data himpunan tersebut, dan berjanji akan mencari jalan keluarnya nanti.

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT