Kabarpadang.com
Mengabarkan Ranah Minang

Adik Wapres Boediono Pun Berpose Bareng Dengan Bunda Putri

a5161097005d377a0a47afe79b074499094330_a

NUSANTARA – Seperti sebuah mitos, sosok Bunda Putri terus mendapat sorotan publik sepekan terakhir. Perempuan yang sempat membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu hanya muncul dalam foto-fota bersama pejabat negara. Tidak sekalipun Bunda Putri menampakkan dirinya sekedar memberikan pertanyataan kepada media.

Kemuculan foto Bunda Putri bahkan semakin sering setelah SBY membantah tidak kenal dengan perempuan yang disebut mantan Presiden PKS, Lutfhi Hasan Ishaaq (LHI) sangat berpengaruh di kabinet. Kali ini kembali beredar foto Bunda Putri bersama dengan adik kandung Wakil Presiden Boediono yakni Tuti Iswari.
Dalam foto itu Tuti menggunakan kerudung warna merah marun berdampingan dengan Bunda Putri.
Tuti pertama kali disebut oleh Menteri Pertanian Suswono. Dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Suswono yang hadir sebagai saksi mengatakan Tuti sempat berkunjung ke kantornya.
”Namanya Ibu Tuti. Kebetulan memang pernah diperkenalkan di Pontianak. Itulah kenapa saya mau konfirmasi apakah itu benar. Bisa saja orang mengaku-ngaku,” kata Suswono.
Wanita itu, lanjut Suswono, datang menemui Dirjen Peternakan, Syukur Iwantoro, dalam rangka memperkenalkan perusahaan yang ingin terlibat dalam importasi daging. ”Dia (Tuti) bukan sebagai pelaku usaha, tapi dia mengantarkan dan mengenalkan ada perusahaan yang ingin terlibat di persoalan itu,” ujarnya.
“Saat ditanya mengenai identitas perusahaan yang dibawa Tuti, Suswono mengaku tidak tahu. Begitu juga saat dikonfirmasi ke Bunda Putri, wanita asal Kuningan, Jawa Barat itu juga mengaku tidak tahu,” terang Suswono.
Namun belakangan Tuti yang tidak membantah kedekatanya dengan Bunda Putri. “Saya memang adik kandung Wapres Boediono dan saya memang mengenal Bunda Putri yang namanya sering disebut soal impor daging sapi,” ucap Tuti di Jakarta, Jumat (4/10).
Ia mengaku mengenal Bunda Putri yang disebut para saksi dalam sidang dalam perkara suap pengurusan kuota impor daging sapi pada 2008 melalui Marzuki Usman. Marzuki pernah menjabat sebagai Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi serta Menteri Kehutanan dan Perkebunan.
Menurut dia, Marzuki Usman memperkenalkannya dengan Bunda Putri karena kesukaannya akan kegiatan sosial. Saya sama-sama aktif di Bulaksumur Senior Economist Foundation. “Saya dengan Marzuki Usman berteman baik dan dari pertemanan tersebut saya dikenalkan dengan Putri,” katanya.
Pada 2008, sambungnya, Bunda Putri mengajak dia ke Pontianak, Kalimantan Barat, untuk menghadiri perkawinan saudara Putri dan kerja sosial di Sambas. Sementara tentang perkenalannya dengan Dirjen Perternakan Kementerian Pertanian Syukur Iwantono, Tuti menjelaskan, pada 15 Oktober 2012 kawan lamanya, Johny Hermanto mengajak dia menemui sang Dirjen.
Tuti, pensiunan Kepala Seksi Kepegawaian dan Administrasi Bagian Perpustakaan Riset dan Administrasi Bank Indonesia, mengaku diajak Johny bertemu Dirjen Peternakan untuk mengantar surat.
Namun dia mengaku tidak mengetahui isi surat itu. Walaupun pernah mendapat cerita tentang pengurusan kuota impor daging sapi. “Saya katakan ke Dirjen bahwa kedatangan saya tidak ada hubungannya dengan posisi saya sebagai adik Wapres. Tapi kedatangannya hanya untuk menolong teman,” ungkap Tuti.
Tuti juga mengaku pernah berbicara dengan Menteri Pertanian Suswono tapi hanya melalui telepon setelah disambungkan oleh Bunda Putri. Kepada Suswono dia mengatakan, pertemuan dengan Dirjen Peternakan hanya untuk membantu teman menyampaikan surat. “Saya katakan juga kepada Pak Menteri bahwa hal ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan Wapres Boediono,” katanya.
Tuti Iswari mengaku sama sekali tidak menyangka niatnya baik menolong teman membuat namanya disebut dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Dia juga menyatakan bersedia memenuhi panggilan penegak hukum untuk memberikan keterangan dan klarifikasi tentang kasus itu.
Selain foto dengan Tuti juga beredar foto dengannya penyematan PIN Bunda Putri terhadap Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, pose dengan Agung Gumelar, dengan mantan Gubernur DKI Sutiyoso dan bayak lagi. Tapi Bunda Putri tetap memilih diam. Rumahnya di Pondok Indah masih tertutup bagi media.
Sumber : Aktual
Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT