600 Alat Pendeteksi Tsunami Dibutuhkan di Sumbar

Memiliki daerah bibir pantai yang cukup banyak, Sumatera Barat saat ini membutuhkan setidaknya 600 unit alat pendeteksi tsunami. Alat itu tersebar pada 7 Kabupaten dan Kota yang memiliki wilayah di bibir pantai.

Saat ini sendiri, Sumatera Barat baru mempunyai 106 unit, bahkan hanya 60 persen yang berfungsi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erman Rahman mengatakan, jika Sumatera Barat masuk dalam daerah yang berpotensi gempa dan tsunami. Karenanya, perlu peningkatan alat deteksi bencana di Sumatera Barat.

Disebutkan Rahman, Sumbar memiliki 106 alat sirine peringatan stunami yang tersebar pada wilayah pesisir.

Hingga saat ini, sekitar 60 persen yang hanya berfungsi dan selebihnya dalam kondisi tidak layak pakai.

“Sirine yang layak pakai hanya sekitar 60 persen. Begitu juga dengan alat deteksi dini stunami hanya ada 5 alat pendeteksi dan satu alat yang masih berfungsi,” kata Rahman dikutip dari Harian Singgalang.

Lanjut Rahman, idealnya untuk peringatan dini, Sumatera Barat harus memiliki 600 sirine yang tersebar pada wilayah pesisir pantai.

“Idealnya harus ada 600 sirine, saat ini saja masih banyak sirine yang dicuri, oleh karena itu, kita telah sepakat untuk melakukan perbaikan alat deteksi stunami yang telah ada saat ini melalui dana APBD,” terangnya.

Loading...

Comment