Diduga Persaingan Bisnis, Dua Rumah Makan Ini Bentrok

imagesDua rumah makan (RM) yang terletak di Jalan Taman Siswa Alai Kota Padang, Senin (16/12) bentrok.Diduga pemicunya karena persaingan bisnis, pasalnya rumah makan Talago Surya dan Taman Surya yang terletak saling berhadapan.

Akibatnya, Sudirman (40) yang merupakan karyawan RM Taman Surya mengalami pendarahan pada bagian dada serta tangan setelah terkena sabetan senjata tajam oleh Fahmi (50). Fahmi sendiri merupakan pemilik dari RM Talago Surya.

Berdasarkan keterangan dari Sudirman, pemicu dari bentrokan ini karena permasalahan saingan bisnis antara kedua pemilik Rumah Makan serta dendam lama antara Fahmi dengan adik Sudirman yang juga bekerja di RM Taman Surya.

Bentrokan itu bermula ketika dirinya tengah berada di tempat kerja, lalu tiba-tiba Fahmi datang untuk menanyakan Lis yang merupakan adik korban. ”Dia datang kesini (RM Taman Surya) sambil membawa dua buah pisau pak, dan menanyakan saudara saya” katanya kepada Polisi saat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara kota Padang.

Orang yang dicari tidak ada, Fahmi pun langsung marah sambil menghujamkan pisau ke arah dada korban, namun karena berusaha menghindari tusukan, kedau jari manis tangannya langsung terluka.

Melihat kejadian itu, warga sekitar langsung mengamankan keduanya. Tak lama kemudian, kepolisian pun datang dan langsung membawa keduanya untuk dibawa ke Kepolisian Resort (Polresta) Padang guna diperiksa.

”Saya tidak habis pikir, kok saya yang diserang pak, padahal saya sedang membersihkan warung” katanya.

Sementara itu, pemilik RM Taman Surya Idrian menuturkan, dendam tersebut itu telah terjadi berlarut-larut. Sebelumnya, Idrian juga sudah pernah melaporkan kasus pengancaman ke Mapolresta Padang, Sabtu (14/12) malam lalu.

“Hari itu, Fahmi juga datang ke tempat saya dan saat itu kami tengah menonton bola. Kemudian pelaku ini mencari saya dan Lis sehingga kami lari untuk menyelamatkan diri. Dan dia diketahui merusak kilometer PDAM di RM saya” ungkap Idrian.

Keesokan paginya, Fahmi kembali mendatangi tempatnya, sehingga Sudirman bersama Lis pun harus kembali menyelamatkan diri. Saat lari, Fahmi berhasil melemparkan batu, tapi beruntung keduanya tidak mengalami luka akibat lemparan batu.

“Saya dapat informasi bahwa dia nekad menyerang karena menurut keterangan dukun, usahanya diguna-guna oleh kami padahal kami tidak lakukan apa pun dan tempat usahanya pun tiap hari banyak dikunjungi” jelasnya.

Kepala Unit (Kanit) III SPKT Polresta Padang, Ipda Mohajreni Thamrin menyebtukan, supaya perkelahian tidak meluas dan mengenai warga, keduanya langsung diamankan. Saat ini Fahmi tengah diperiksa di Satreskrim Polresta Padang. Bahkan, Sudirman juga sudah divisum dengan membuat laporan perkara nomor LP/2129/K/XII/2013-SPKT III.

”Dugaannya Fahmi stres, tapi laporan korban telah diterima dan sudah dilimpahkan ke Reskrim. Sementara, pelakunya juga telah diamankan bersama barang bukti guna pemeriksaan lebih lanjut” katanya di Polresta Padang, tadi siang.

Sudirman harus dilarikan kerumah sakit karena mengalami luka tusuk pada bagian dada dan jari sebelah kiri. Ia juga harus mendapatkan enam jahitan di dada serta empat jahitan di jari. (gs/ed*wn)

Komentar
Loading...
BERITA TERKAIT